RADAR BOGOR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran di Cibinong, Kabupaten Bogor menghadirkan pelayanan spesialis onkologi atau penyakit tumor dan kanker.
Poliklinik layanan onkologi di RSUD Bakti Pajajaran dibuka setiap Rabu-Jumat pukul 09.00-12.00 WIB, untuk pelayanan kemo terapi setiap Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB.
Dalam poliklinik onkologi ini masyarakat bisa menggunakan BPJS Kesehatan, tetapi untuk pasca operasi atau kebutuhan obat lainnya belum dapat dicover BPJS.
Dokter I Wayan Wisnu Brata Spesialis Bedah Onkologi RSUD Bakti Pajajaran menyampaikan bahwa, RSUD Bakti Pajajaran saat ini telah memiliki layanan khusus spesialis bedah onkologi atau biasa disebut penyakit tumor kanker.
Baca Juga: Usai Terima Bendera dari Bupati Bogor, 30 Paskibraka Cileungsi Siap Bertugas
"Jadi kita sudah bisa melayani pasien-pasien bedah tumor terutama untuk masyarakat Kabupaten Bogor," ujar dr I Wayan Wisnu, Rabu, 12 Agustus 2026.
Menurutnya, dulu memang untuk penyakit tumor baik maupun ganas pasien selalu dirujuk ke Jakarta, tetapi RSUD Bakti Pajajaran bisa menanganinya.
"Alhamdulillah dengan adanya layanan onkologi atau kanker di sini, pasien sudah bisa kita layani," jelasnya.
Bahkan, tak hanya layanan operasi tumor, RSUD Bakti Pajajaran memiliki spesialis lengkap dengan dokter penyakit dalam spesialis onkologi.
"Istilahnya hamato onkologi medis, jadi untuk pasien-pasien kanker misalnya terapi apa, kalau dari saya tumor atau kankernya saya operasi, setelah operasi kadang butuh dilalukan kemo terapi, bisa target terapi dan imun terapi nanti kita rawat bersama perawatnya dengan dokter penyakit dalam yang spesialis hematologi onkologi medis," terangnya.
Bagi masyarakat yang terkena tumor, jangan langsung merasa panik, karena, menurut dr Wayan dengan majunya perkembangan ilmu kesehatan termasuk obat-obatan saat ini efek samping kemo terapi sudah bisa ditekan melalui terapi.
"Sekarang sudah ada namanya terapi khusus langsung ke sel kanker, jadi kalau kemoterapi dulu dia yang kena sel kanker sama sel sehatnya, makanya berefek ada yang mual, kulit kering, hingga rambut rontok, tapi sekarang ada namanya target terapi, hanya menargetkan ke sel kankernya," ungkapnya.
Sehingga, efek samping kemo terapi tersebut yang biasa pasien takuti kini bisa lebih diminimalisir.
Dengan adanya poli klinik ini juga, ia berharap RSUD Bakti Pajajaran dapat meningkatkan pelayanan kesehatan dan meningkatkan pelayanan terkait penyakit kanker, misalnya dengan radio terapi atau sinar radiasi internal.
"Jadi mudah-mudahan nanti seluruh masyarakat Bogor terutama Kabupaten Bogor cukup sampe di RSUD Bakti Pajajaran bisa terlayani semua," pungkasnya. (abl)
Editor : Eka Rahmawati