SDN Cileuksa 01 Bogor Berubah, Harapan Pendidikan Makin Terbuka

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:44 WIB
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi saat di SD Negeri Cileuksa 01, Kecamatan Sukajaya, Kamis (13/8/2026). (Diskominfo)
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi saat di SD Negeri Cileuksa 01, Kecamatan Sukajaya, Kamis (13/8/2026). (Diskominfo)

RADAR BOGOR - Wajah baru SD Negeri Cileuksa 01, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, mulai menjadi simbol harapan baru bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut. 

Renovasi sekolah yang dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak resmi diperkenalkan kepada masyarakat pada Kamis (13/8/2026).

Peresmian hasil renovasi tersebut, berlangsung atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan dihadiri Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau biasa disapa Jaro Ade bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, pemerintah desa, pihak sekolah, serta Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI).

Renovasi SDN Cileuksa 01, tidak sekadar menghadirkan bangunan sekolah yang lebih layak.

Baca Juga: Hari Ini Bansos Terus Cair, KPM Tarik Bantuan PKH di Wilayah Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Barat

Di balik pembaruan fasilitas tersebut, terdapat upaya bersama untuk memastikan anak-anak di wilayah Cileuksa memperoleh ruang belajar yang aman dan mendukung proses pendidikan mereka.

Renovasi Sekolah Jadi Investasi untuk Masa Depan

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade mengapresiasi kontribusi Yayasan Gugah Nurani Indonesia dalam mendukung kemajuan pendidikan di Desa Cileuksa.

Menurut Jaro Ade, pembangunan maupun renovasi fasilitas pendidikan seharusnya tidak hanya dinilai berdasarkan besarnya anggaran atau nilai investasi.

Lebih dari itu, pembangunan sekolah merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Investasi yang paling tepat dan luar biasa adalah investasi sumber daya manusia. Jadi, ketika bangunan sekolah direnovasi, jangan hanya melihat nilainya, tetapi lihat perjuangan di baliknya," ujar Jaro Ade saat peresmian renovasi SDN Cileuksa 01, Kamis (13/8/2026).

Ia menilai, keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan belajar bagi anak-anak, terutama mereka yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses.

Kontribusi GNI Bukan Kali Pertama

Jaro Ade mengatakan, dukungan Yayasan GNI terhadap pendidikan di Cileuksa bukan merupakan kontribusi yang baru pertama kali dilakukan.

Sebelumnya, yayasan tersebut telah terlibat dalam pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan di kawasan Gunung Halimun, termasuk di Kampung Cijairin dan Kampung Ciear.

Kolaborasi tersebut dinilai, memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: KKS Ramai Lagi! Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 3 Mulai Cair Bertahap Namun Lancar

Kehadiran fasilitas pendidikan, sambung dia, membantu anak-anak di kawasan yang sebelumnya memiliki keterbatasan sarana sekolah untuk mendapatkan akses belajar yang lebih baik.

"Yang kita lihat sekarang memang renovasi SDN 01. Tetapi ada perjuangan yang tidak boleh dilupakan. Ada sejarah yang dibuat bersama oleh desa dan GNI, sehingga anak-anak di wilayah tersebut akhirnya dapat bersekolah," kata Jaro Ade.

Pemkab Bogor Dorong Anak Tidak Putus Sekolah

Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Jaro Ade, menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Pemkab Bogor ingin memastikan tidak ada anak yang harus berhenti sekolah hanya karena keterbatasan akses maupun kondisi ekonomi keluarga.

Karena itu, Jaro Ade mengajak, pemerintah desa dan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program pendidikan yang telah disiapkan pemerintah.

Salah satunya, kata dia, program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Menurut Jaro Ade, program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu jalan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan yang layak dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kolaborasi Jadi Kunci Percepat Pembangunan Pendidikan

Pemerintah daerah juga menilai pembangunan sektor pendidikan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Tidak hanya pemerintah, tetapi juga organisasi sosial, yayasan, masyarakat, hingga dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Kolaborasi tersebut dinilai, dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

"Terima kasih kepada GNI yang selalu bersama-sama dengan Desa Cileuksa. Kita terus berkolaborasi, insyaallah," ungkap Jaro Ade.

Baca Juga: Budaya Kabupaten Bogor Siap Guncang Festival Internasional Eropa

Peresmian renovasi SDN Cileuksa 01 pun diharapkan, tidak berhenti sebagai seremoni. 

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan komitmen dan kerja bersama secara berkelanjutan.

Dengan fasilitas sekolah yang semakin layak serta dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak, anak-anak di Desa Cileuksa diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman dan memiliki ruang yang lebih baik untuk berkembang.

Bagi Kabupaten Bogor, langkah tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menyiapkan generasi yang memiliki kualitas sumber daya manusia lebih baik pada masa mendatang. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
SDN Cileuksa 01 bogor Rudy Susmanto