Dinkes Enggan Ungkap Hasil Lab Menu MBG, Dugaan Keracunan di Dramaga Bogor Jadi Sorotan

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 14:38 WIB
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty saat ditanya soal hasil lab menu MBG yang diduga menyebabkan keracunan di Dramaga. (Foto : Billy/Radar Bogor)
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty saat ditanya soal hasil lab menu MBG yang diduga menyebabkan keracunan di Dramaga. (Foto : Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor memilih tidak mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel menu MBG yang diduga berkaitan dengan kasus keracunan siswa dan guru di Dramaga.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, mengatakan pihaknya dalam kasus tersebut berfokus pada penanganan para korban yang mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu MBG.

Menurut Fusia, seluruh korban dugaan keracunan MBG saat ini telah mendapatkan penanganan medis.

Sebagian korban yang sebelumnya menjalani perawatan juga telah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

“Dinas Kesehatan fokus menangani korban. Untuk hasil pemeriksaan laboratorium, kami tidak membahasnya. Alhamdulillah, seluruh korban sekarang sudah sehat, baik yang sempat dirawat inap maupun yang menjalani rawat jalan,” ujar Fusia, Jumat 14 Agustus 2026.

Dinkes Bogor Sebut Tak Berwenang Umumkan Hasil Lab

Fusia juga menjelaskan bahwa Dinkes Kabupaten Bogor tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan MBG yang diduga menjadi penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Baca Juga: KKS Lama Ikut Cair! Bansos PKH Tahap 3 Masuk ke Rekening Bank Ini

Ia mengatakan hasil pemeriksaan sampel menu MBG dan informasi lanjutan mengenai dugaan keracunan selanjutnya diserahkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

“Untuk menyampaikan hasil laboratorium bukan kewenangan kami. Yang terpenting, saat ini masyarakat yang terdampak sudah mendapatkan penanganan dan kondisinya telah sehat. Mengenai hasil pemeriksaan selanjutnya, biarkan BGN yang memberikan penjelasan,” ungkapnya.

Sikap tersebut membuat hasil uji laboratorium terhadap menu MBG yang dikonsumsi para korban masih menjadi perhatian publik.

Terlebih, pemeriksaan sampel sebelumnya telah dilakukan setelah kejadian di Dramaga.

29 Siswa dan Guru Sempat Dilarikan ke Puskesmas

Dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG terjadi pada Kamis 6 Agustus 2026. 

Sekitar 29 orang, yang terdiri dari siswa dan guru, sempat dibawa ke Puskesmas Dramaga setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan. Gejala yang dirasakan para korban antara lain pusing, mual, muntah, hingga diare.

Setelah kejadian tersebut, sampel makanan dari menu MBG yang dikonsumsi para korban kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Pekan Kedua Eredivisi, Excelsior hadapi PSV Minggu 16 Agustus 2026

Sebelumnya, Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor, Irman Gapur, menyebut hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan diperkirakan dapat diketahui dalam waktu beberapa hari setelah pengujian dilakukan.

“Dalam dua sampai tiga hari, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap makanan yang dikonsumsi pasien seharusnya sudah dapat diketahui,” kata Irman Gapur sebelumnya.

Hingga kini, perhatian masih tertuju pada hasil pemeriksaan tersebut untuk mengetahui apakah terdapat kaitan antara menu MBG dan gangguan kesehatan yang dialami puluhan siswa serta guru di Dramaga. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
bogor keracunan Dramaga Mbg