RADAR BOGOR - Suasana dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian langsung dari Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Pada Kamis, 13 Agustus 2026, Rudy datang untuk melihat dari dekat proses pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peninjauan tersebut dilakukan bukan sekadar melihat aktivitas dapur.
Baca Juga: Kado HUT ke-81 RI, Denda PBB-P2 Kabupaten Bogor Dihapus
Ya, Rudy ingin memastikan setiap tahapan penyediaan makanan bergizi berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga makanan yang diberikan kepada anak-anak tetap aman, layak, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
SPPG yang ditinjau Rudy merupakan bagian dari SPPG Kecamatan Klapanunggal Polres Bogor VI.
Rudy Pastikan Dapur SPPG Berjalan Sesuai Standar
Saat berada di lokasi, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengecek sejumlah fasilitas dan perlengkapan yang digunakan dalam operasional dapur SPPG.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki tanggung jawab untuk memastikan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat dilaksanakan secara optimal di daerah.
Menurut Rudy, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan dari makanan yang sampai ke penerima manfaat, tetapi juga dari bagaimana proses pengolahan dan penyajiannya dilakukan.
“Semangatnya sama dengan semangat Bapak Presiden, bahwa ekonomi harus terus bergerak, anak-anak harus mendapatkan asupan gizi yang cukup. Yang paling utama, kita memastikan operasional dapur SPPG berjalan sesuai SOP dan standar yang telah ditetapkan,” ujar Rudy Susmanto.
Bukan Hanya Soal Gizi Anak
Bagi Rudy, program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak yang lebih luas.
Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, program tersebut dinilai mampu ikut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, setiap unsur yang terlibat dalam pelaksanaan MBG diminta bekerja sesuai aturan.
Mulai dari kesiapan fasilitas, perlengkapan, hingga penerapan prosedur di dapur harus mendapat perhatian.
Baca Juga: Kebakaran di Layungsari Empang Bogor, Ibu hingga Anak Dievakuasi Keluar Rumah
“Kita ingin program yang baik, yang sudah digagas oleh Bapak Presiden dan menjadi perhatian masyarakat Indonesia, dapat diimplementasikan dengan cara yang baik pula,” kata Rudy.
Pandangan tersebut membuat pengawasan terhadap dapur SPPG menjadi bagian penting dari pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bogor.
Perlengkapan dan SOP Jadi Perhatian
Dalam kunjungannya, Rudy melihat langsung penerapan standardisasi perlengkapan dan prosedur kerja di dapur SPPG Kecamatan Klapanunggal.
Dari hasil pemantauan di lapangan, ia menyebut sejumlah standar yang telah ditetapkan sudah dijalankan dengan baik oleh penyelenggara.
“Yang kita lihat hari ini, standardisasi perlengkapan sudah dipenuhi dan SOP-nya juga dijalankan dengan baik. Kita tentu tidak ingin kejadian-kejadian yang kurang baik kembali terulang, khususnya terkait pelaksanaan program makan bergizi di Kecamatan Klapanunggal,” jelas Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa aspek keamanan dan kualitas makanan menjadi perhatian pemerintah daerah dalam mengawal program MBG.
Pemkab Bogor Siapkan Pengawasan Berkelanjutan
Peninjauan ke dapur SPPG Klapanunggal tidak menjadi pengawasan yang berhenti pada satu kunjungan.
Pemkab Bogor memastikan, evaluasi terhadap pelaksanaan program akan terus dilakukan.
Rudy mengatakan, seluruh penyelenggara SPPG di Kabupaten Bogor harus menjalankan tugas berdasarkan standar yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Irish Bella Hamil Anak Pertama dengan Haldy Sabri, Perjuangan IVF di Malaysia Berbuah Manis
Pengawasan diperlukan agar program MBG benar-benar memberikan manfaat sebagaimana tujuan awalnya.
“Program ini harus berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat terbaik bagi anak-anak. Karena itu, pengawasan dan evaluasi akan terus kita lakukan,” tegas Rudy.
Dengan pengawasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap, pelaksanaan Makan Bergizi Gratis dapat berlangsung secara konsisten, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak penerima program di wilayah Kabupaten Bogor. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti