Bendera Merah Putih Raksasa Kembali Berkibar di Gunung Munara Bogor

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:51 WIB
Pengibaran bendera merah putih di puncak Gunung Munara, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026).
Pengibaran bendera merah putih di puncak Gunung Munara, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026).

RADAR BOGOR - Pemandangan berbeda terlihat di puncak Gunung Munara, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026). 

Bendera Merah Putih berukuran 17 x 8 meter, kembali dibentangkan di kawasan tersebut untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembentangan bendera raksasa ini menjadi tradisi tahunan yang telah dilakukan selama sembilan tahun. 

Bagi masyarakat Rumpin, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.

Kirab Bendera Tempuh Jarak Hampir 3 Kilometer

Rangkaian kegiatan diawali, dengan kirab bendera dari Kantor Kecamatan Rumpin menuju kawasan Gunung Munara. 

Para peserta berjalan kaki sejauh hampir 3 kilometer sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi pemasangan bendera.

Baca Juga: KPM Bansos Exclude 'Game Online Terlarang', Masih Bisa Klarifikasi? Ini Penjelasan Lengkapnya

Kirab dipimpin langsung oleh Camat Rumpin, Icang Aliudin, bersama Danramil 0621-19/Rumpin, Kapten Inf Mulyadi.

Sekitar 500 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar SMP dan SMA, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, TNI, komunitas pecinta alam, hingga warga Rumpin.

Suasana kirab semakin semarak dengan kehadiran peserta dari luar wilayah Rumpin dan Kabupaten Bogor, termasuk dari Depok dan Tangerang.

Iring-iringan juga dimeriahkan marching band SMP Negeri 1 Rumpin.

Menurut Camat Rumpin Icang Aliudin, kegiatan yang digelar setiap tahun tersebut bertujuan menjaga semangat perjuangan dan nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda.

"Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun dalam peringatan HUT RI. Tujuan utamanya menumbuhkan semangat perjuangan, rasa nasionalisme dan cinta tanah air bagi semua warga, terutama generasi muda penerus bangsa," ujar Icang.

Ukuran 17 x 8 Meter Jadi Simbol Perjuangan

Setelah kirab, perjalanan dilanjutkan menuju puncak Gunung Munara. 

Baca Juga: Wartawan Religius Itu Telah Tiada 

Bendera berukuran 17 x 8 meter tersebut kemudian dibentangkan di sisi tebing kawasan puncak dengan ketinggian sekitar 368 meter di atas permukaan laut.

Icang menjelaskan, ukuran bendera sengaja dibuat 17 x 8 meter sebagai simbol yang mengingatkan masyarakat pada tanggal 17 Agustus, hari ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menghidupkan kembali semangat perjuangan di tengah masyarakat.

"Semangat juang dan rasa cinta tanah air harus terus tumbuh. Kemerdekaan diraih dengan pengorbanan jiwa dan raga," kata Icang.

Ratusan Warga Terlibat hingga Puncak

Antusiasme warga juga terlihat dalam proses pemasangan bendera. 

Peltu Sopur, pembina komunitas The Green yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut selama sembilan tahun, mengatakan sekitar 100 orang ikut dalam perjalanan menuju lokasi pemasangan di puncak.

Dari jumlah tersebut, 10 anggota komunitas bertugas memasang bendera raksasa di sisi tebing. 

Proses pemasangan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa bersama.

Bagi para peserta, perjalanan menuju puncak bukan sekadar aktivitas fisik. 

Baca Juga: Bukan Cuma BRI! Bansos PKH Tahap 3 Mulai Masuk KKS, Nominalnya Bikin Kaget

Medan yang menantang membuat seluruh proses membutuhkan kesiapan, keberanian, ketelitian, serta kekompakan.

Nilai Perjuangan Harus Terus Dijaga

Danramil 0621-19/Rumpin, Kapten Inf Mulyadi memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang ikut mendukung kegiatan kirab hingga pemasangan bendera.

Mulyadi menilai, keterlibatan masyarakat menunjukkan masih kuatnya semangat kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan Indonesia.

"Saya atas nama Danramil, Kapolsek dan Camat Rumpin menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat atas peran sertanya dalam mendukung kegiatan ini," ujar Mulyadi.

Ia menambahkan, pemasangan bendera di puncak Gunung Munara bukan kegiatan yang mudah. Dibutuhkan keberanian, ketelitian, kecintaan terhadap bangsa, serta semangat perjuangan yang tulus.

"Nilai-nilai perjuangan dan kecintaan yang tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara itulah yang harus terus dijaga bersama," imbuhnya.

Setelah seluruh proses selesai, bendera Merah Putih raksasa berukuran 17 x 8 meter akhirnya terbentang di lereng tebing puncak Gunung Munara. 

Dari ketinggian tersebut, bendera menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari pengorbanan para pendahulu bangsa. (sir)

Editor : Siti Dewi Yanti
rumpin bogor bendera merah putih