RADAR BOGOR - Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, bisa menjadi kesempatan untuk menghadirkan lomba yang berbeda dari permainan 17 Agustus pada umumnya.
Tidak selalu harus berlari atau beradu ketangkasan, anak-anak juga dapat diajak menunjukkan kreativitas melalui kertas.
Salah satu ide lomba 17 Agustus yang bisa dicoba adalah lomba membuat origami.
Baca Juga: Pencarian ASN Pemkot Bogor di Sungai Cisadane Berlanjut, Jarak Penyisiran Diperpanjang
Dengan bermodalkan kertas warna-warni, peserta dapat ditantang menghasilkan berbagai bentuk sesuai tema yang telah ditentukan panitia.
Ketua RT 06 RW 02 Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Nasir menyebut, kegiatan perlombaan untuk anak dapat dikemas dengan berbagai konsep sederhana agar perayaan kemerdekaan berlangsung meriah sekaligus memberikan aktivitas yang positif.
Anak Bebas Berkreasi dengan Kertas
Lomba origami dapat dimulai dengan menyiapkan kertas lipat dalam berbagai warna.
Panitia kemudian menentukan bentuk yang harus dibuat peserta, misalnya bunga, hewan, perahu, burung, atau bentuk sederhana lainnya.
"Sebelum waktu pengerjaan dimulai, peserta dapat diberikan contoh atau panduan singkat," kata Nasir kepada Radar Bogor, Sabtu 15 Agustus 2026.
Setelah itu, anak-anak diberi waktu untuk melipat dan membentuk kertas sesuai ketentuan lomba.
Suasana biasanya menjadi semakin menarik ketika peserta mulai sibuk melipat kertas masing-masing.
Ada yang bekerja dengan cepat, sementara peserta lainnya memilih lebih teliti agar hasil akhirnya terlihat rapi.
Penilaian Tak Hanya dari Kecepatan
Berbeda dari lomba yang hanya menentukan pemenang berdasarkan siapa yang selesai lebih dulu, perlombaan origami dapat menggunakan beberapa kriteria penilaian.
Panitia bisa melihat kerapian lipatan, kesesuaian bentuk dengan tema, kreativitas, serta kemampuan peserta mengikuti instruksi.
Baca Juga: KKS BRI Mulai Berubah Sejak Tadi Malam, Bansos PKH Tahap 3 Terdeteksi Cair
Jika konsep lomba dibuat lebih bebas, unsur keunikan karya juga dapat menjadi pertimbangan.
Dengan sistem tersebut, anak-anak tidak sekadar mengejar waktu.
Mereka juga belajar menyelesaikan sebuah karya dengan teliti dan penuh perhatian.
Melatih Kreativitas dan Motorik Halus
Lomba origami memiliki manfaat yang cukup menarik bagi anak-anak.
Aktivitas melipat, menekan, dan membentuk kertas dapat melibatkan koordinasi antara mata dan tangan.
Di sisi lain, anak diberi ruang untuk mengeksplorasi ide dan menghasilkan sesuatu dari bahan yang sederhana.
Proses tersebut dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan karena peserta bisa melihat kertas biasa berubah menjadi bentuk yang mereka inginkan.
Anak juga belajar mengikuti tahapan pembuatan sebuah karya.
Jika hasilnya belum sesuai harapan, mereka dapat mencoba memperbaiki lipatan dan menyelesaikannya kembali.
Ide Lomba 17 Agustus yang Mudah Disiapkan
Bagi panitia yang sedang mencari lomba 17 Agustus untuk anak, origami dapat menjadi salah satu alternatif yang praktis.
Bahan utama berupa kertas origami relatif mudah disiapkan dan tidak membutuhkan area perlombaan yang luas.
Baca Juga: Daftar Lengkap Wilayah Cair Bansos PKH Tahap 3 Termin Pertama, Cek Daerahmu di Sini
Agar lebih meriah, panitia bisa menentukan tema khusus sesuai suasana kemerdekaan.
Misalnya, peserta diminta membuat burung, bunga, atau bentuk lain yang kemudian dipajang sebagai bagian dari dekorasi acara.
Dengan begitu, hasil karya anak-anak tidak berhenti setelah perlombaan selesai.
Karya tersebut, dapat menjadi bagian dari dekorasi yang membuat suasana perayaan kemerdekaan di lingkungan warga semakin semarak. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti