Keluarga Susannah di Bogor Bantah Disebut Buruh Pengupas Bawang, Ungkap Pekerjaan Sebenarnya

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:36 WIB
Keluarga Susannah warga asal Cileungsi Bogor saat ditemui Radar Bogor.
Keluarga Susannah warga asal Cileungsi Bogor saat ditemui Radar Bogor.

RADAR BOGOR – Keluarga Susannah di Cileungsi Bogor mengaku terkejut setelah nama Susannah disebut dalam pidato tahunan kenegaraan sebagai seorang buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.

Pihak keluarga menegaskan bahwa pekerjaan Susannah bukan sebagai buruh pengupas bawang, melainkan mengerjakan kain majun dengan sistem upah berdasarkan berat.

Pernyataan tersebut disampaikan keluarga Susannah setelah Presiden dalam pidato tahunan kenegaraan di Gedung MPR RI, Jumat lalu, menyebut Susannah sebagai seorang buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.

Keluarga mengaku langsung mempertanyakan informasi tersebut karena pekerjaan yang selama ini dijalani Susannah disebut berbeda dari yang disampaikan dalam pidato.

Kakak ipar Susannah, Wina (38), membantah bahwa adik iparnya bekerja sebagai buruh pengupas bawang.

Wina mengatakan, dirinya bersama keluarga merasa heran ketika melihat pemberitaan di televisi yang menyebut Susannah sebagai pekerja pengupas bawang.

Baca Juga: Puncak Gunung Putri Bogor Bakal Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Budaya

Menurutnya, pekerjaan Susannah yang sebenarnya berkaitan dengan pembuatan kain majun.

Ia juga menyebut kegiatan Susannah sebelumnya telah diliput sehingga keluarga semakin mempertanyakan mengapa pekerjaan tersebut kemudian disebut sebagai pengupas bawang.

Kabar tersebut rupanya juga membuat Susannah terkejut. Wina mengungkapkan bahwa setelah acara pidato kenegaraan berlangsung, Susannah sempat menghubunginya karena merasa kaget dengan penyebutan pekerjaan tersebut.

Wina kemudian meminta Susannah untuk tetap tenang dan melanjutkan seluruh rangkaian kegiatan yang sedang dijalaninya hingga selesai.

Menurut Wina, Susannah juga telah berupaya melakukan klarifikasi kepada pihak terkait setelah mendengar pernyataan tersebut.

Sementara itu, kakak Susannah, Yuliana, turut memberikan penjelasan mengenai pekerjaan adiknya. Ia menegaskan bahwa Susannah tidak bekerja sebagai pengupas bawang.

Yuliana menyebut pekerjaan Susannah adalah membuat kain majun. Untuk pekerjaan tersebut, Susannah disebut menerima upah sebesar Rp700 per kilogram.

Ia mengaku terkejut ketika mendengar pekerjaan adiknya disebut sebagai pengupas bawang dalam pidato kenegaraan.

Baca Juga: PSG Capai Kesepakatan dengan Barcelona, Ferran Torres Segera Merapat ke Paris

Susannah Masih Ikuti Rangkaian Acara Kemerdekaan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Susannah hingga Minggu 16 Agustus 2026) masih berada di Jakarta untuk mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Susannah dijadwalkan kembali ke rumah pada Selasa mendatang setelah seluruh rangkaian kegiatan yang diikutinya selesai.

Keluarga berharap adanya penjelasan mengenai perbedaan informasi terkait pekerjaan Susannah tersebut sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
pidato pengupas bawang bogor Presiden Prabowo