Tim PPK Ormawa HMA Kenalkan Smart Farming dan Aplikasi PANTAU kepada Kelompok Tani Bogor

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:23 WIB
Sosialisasi smart farming dan pengenalan aplikasi PANTAU oleh Tim PPK Ormawa HMA bersama Kelompok Tani Sugihmukti 1 Bogor.
Sosialisasi smart farming dan pengenalan aplikasi PANTAU oleh Tim PPK Ormawa HMA bersama Kelompok Tani Sugihmukti 1 Bogor.

RADAR BOGOR – Pemanfaatan teknologi di sektor pertanian terus didorong untuk membantu petani bekerja lebih efektif.

Hal tersebut dilakukan Tim PPK Ormawa HMA Unpak Bogor melalui kegiatan sosialisasi smart farming sekaligus pengenalan aplikasi PANTAU bersama Kelompok Tani Sugihmukti 1, Caringin, Bogor, Jumat 14 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para petani untuk mengenal penerapan teknologi dalam aktivitas pertanian, termasuk pemanfaatan perangkat Internet of Things (IoT) dan aplikasi PANTAU.

Sejumlah unsur perguruan tinggi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Kepala Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Sekretaris Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, perwakilan Ormawa HMA, serta Satuan Tugas (Satgas) Perguruan Tinggi.

Kegiatan juga melibatkan mitra dari PT Mandiri Banana Indonesia (MBI) dan Beranda Pers Universitas Pakuan.

Petani Dikenalkan Konsep Smart Farming

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Selanjutnya, Tim Pelaksana PPK Ormawa HMA yang terdiri dari Novan dan Bagas memberikan pemaparan mengenai konsep smart farming.

Baca Juga: Prediksi Gornik Zabrze vs AS Monaco, Playoff Conference League

Dalam materi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian tanpa menghilangkan peran petani sebagai pelaku utama.

Novan dan Bagas menggambarkan smart farming sebagai alat bantu modern yang dapat mendukung pekerjaan petani.

“Smart farming dapat dianalogikan seperti cangkul dengan teknologi yang lebih maju. Teknologi ini bukan untuk menggantikan petani, melainkan menjadi rekan kerja yang membantu membuat pekerjaan pertanian lebih mudah,” jelas mereka.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.

Para petani serta mitra yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun berdiskusi langsung dengan pemateri.

Praktik IoT dan Aplikasi PANTAU

Materi berikutnya membahas implementasi perangkat Internet of Things (IoT) serta penggunaan aplikasi PANTAU.

Materi tersebut disampaikan oleh tim pelaksana PPK Ormawa HMA, yakni Terry, Novan, dan Bagas.

Penjelasan diberikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar teknologi tersebut dapat diterapkan oleh para petani dalam aktivitas mereka.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para petani mengikuti penjelasan dan praktik secara langsung sehingga lebih mudah memahami cara kerja teknologi yang diperkenalkan.

Setelah mengikuti materi dan praktik, para petani mengaku semakin tertarik untuk segera mencoba menggunakan perangkat dan aplikasi PANTAU dalam mendukung aktivitas pertanian.

Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Tampil Serba Merah di Istana Negara, Penampilan Kompak Banjir Pujian

Diakhiri Pengisian Kuesioner dan Foto Bersama

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengisian kuesioner oleh para petani dan mitra yang mengikuti kegiatan.

Kuesioner tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan sosialisasi smart farming dan pengenalan aplikasi PANTAU.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan pihak yang terlibat.

Melalui kegiatan tersebut, Tim PPK Ormawa HMA berharap pengenalan smart farming dan aplikasi PANTAU dapat membantu membuka akses petani terhadap pemanfaatan teknologi sekaligus mendukung aktivitas pertanian yang lebih efektif dan modern. (***)

Editor : Yosep Awaludin
smart farming bogor kelompok tani pertanian