Mural Presiden Prabowo dan Bupati Bogor di Cileungsi Jadi Sasaran Vandalisme, Pelaku Diburu

Muhammad Ali • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:39 WIB
Mural Presiden RI Prabowo Subianto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto menjadi sasaran aksi vandalisme di flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Dok. Camat Cileungsi)
Mural Presiden RI Prabowo Subianto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto menjadi sasaran aksi vandalisme di flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Dok. Camat Cileungsi)

RADAR BOGOR – Mural bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto di flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi sasaran aksi vandalisme. 

Vandalisme paling mencolok terlihat pada bagian mural dengan adanya tulisan Londo Ireng yang dicoretkan di atas gambar tersebut, coretan itu membuat tampilan mural yang sebelumnya menghiasi dinding Flyover Cileungsi menjadi rusak.

Camat Cileungsi Adi Henryana mengatakan, pihaknya mengetahui adanya vandalisme setelah upacara 17 Agustus. Bahkan, informasi terkait aksi tersebut sebelumnya telah beredar di media sosial Instagram.

“Kita tidak tahu siapa yang melakukan, makanya kita langsung antisipasi, selesai upacara, kita langsung tutup sementara dulu dengan baliho vandalisme tersebut,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa, 18 Agustus 2026.

Baca Juga: Kurir Paket Diduga Dianiaya di Puncak Cisarua Bogor, Korban Luka di Kepala

Adi menuturkan, pihaknya juga tengah berkomunikasi dengan komunitas atau pembuat mural untuk menentukan langkah selanjutnya. Mural tersebut bisa saja diperbaiki seperti semula atau dibuat ulang dengan desain berbeda.

“Anak-anak yang bikin mural mereka sedang di luar, ada yang di Depok, ada di mana, jadi masih dikomunikasikan dulu,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak kecamatan juga berupaya mencari rekaman kamera pengawas untuk mengungkap pelaku, koordinasi telah dilakukan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor untuk mengecek keberadaan CCTV di sekitar lokasi.

Namun, berdasarkan informasi sementara, Dishub Kabupaten Bogor tidak memiliki CCTV di titik tersebut. Kamera pengawas yang kemungkinan tersedia disebut merupakan kewenangan pihak pusat.

“Kita sedang dikoordinasikan dulu dengan pihak pusat yang menangani, apakah ada pusat juga pasang di situ atau tidak,” tuturnya.

Adi memastikan, pihaknya masih berupaya mencari pelaku vandalisme, terlebih, komunitas pembuat mural disebut sempat merasa khawatir untuk kembali melakukan perbaikan karena adanya teror.

“Kita sih belum ketemu langsung dengan pembuatnya, nanti kita bicarakan seperti apa, apakah nanti kita perbaiki atau misalnya untuk menjaga kondusifitas desainnya diganti, seperti gambar pertempuran atau ikon Cileungsi,” pungkasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
mural bogor vandalisme bupati prabowo