Kurangi Beban TPA Galuga, Agrowisata Gunung Mas Puncak Bogor Akan Kelola Sampah Mandiri

Septi Nulawam Harahap • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:53 WIB
Kegiatan bimbingan teknis dan fasilitasi penataan pengelolaan sampah di Agrowisata Gunung Mas. (Septi N/Radar Bogor)
Kegiatan bimbingan teknis dan fasilitasi penataan pengelolaan sampah di Agrowisata Gunung Mas. (Septi N/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Jumlah volume sampah di kawasan Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor bisa mencapai 5 ton setiap pekannya.

Selama ini, sampah-sampah tersebut diangkut oleh tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor dan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.

Untuk mengurangi beban TPA Galuga, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 mulai menerapkan kebijakan pengelolaan sampah secara mandiri dan terpadu.

Asisten Manajer Legal dan Umum PTPN I Regional 2, Asep Zaenal Muttaqin mengatakan, bahwa pihaknya tengah berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), DLH Kabupaten Bogor, dan masyarakat dalam mengelola sampah di kawasan wisata Agrowisata Gunung Mas.

"Sekarang ini kami fokus di dalam pengelolaan sampah, dari mulai kita memahami peraturan pemerintah, hingga pengelolaan secara teknis di lapangan," ungkapnya, Rabu, 19 Agustus 2026.

Baca Juga: ASN Kota Bogor yang Hilang Belum Ditemukan, Kepala Diarpus Sampaikan Permohonan Maaf ke Keluarga

Menurut Asep, pengelolaan sampah berbasis lingkungan ini akan dilakukan secara bertahap dengan menyediakan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Di tempat itu, pihaknya akan melibatkan masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah hingga daur ulang.

"Secara bertahap kita laksanakan, dan titik TPS-nya sudah ada, tinggal memenuhi beberapa persyaratan. Nantinya sampah-sampah organik bisa dimanfaatkan untuk kompos, dan non-organik bisa untuk dijadikan kerajinan dan lain sebagainya," jelasnya.

Kebijakan ini juga sebagai langkah PTPN I Regional 2 dalam menangani persoalan sampah di kawasan wisata Puncak.

Dalam kegiatan bimbingan teknis dan fasilitasi penataan pengelolaan sampah di Agrowisata Gunung Mas, sejumlah stakeholder terkait hadir guna mematangkan persiapan kebijakan tersebut.

Ketua Tim Pengurangan Sampah DLH Kabupaten Bogor Nur Haryanti menuturkan, bahwa pihaknya mendorong PTPN I Regional 2 untuk memiliki TPS 3R dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

"Nantinya sampah tidak lagi diangkut dan dibawa ke TPA, tetapi selesai di sini yang dikelola secara mandiri oleh masing-masing pengelola wisata, khususnya di kawasan Puncak," tandasnya.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
gunung mas bogor puncak sampah tpa galuga