RADAR BOGOR – Persaingan menuju kursi Kadin Kabupaten Bogor semakin dinamis menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab).
Salah satu dukungan terbaru datang dari Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Bogor yang secara resmi mengarahkan dukungannya kepada Hilal Firmansyah jadi Ketua Kadin.
Sikap politik organisasi tersebut menjadi tambahan amunisi bagi Hilal yang tengah mempersiapkan diri mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Kadin Kabupaten Bogor.
Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Bernard Dwiputra Chandra, mengungkapkan keputusan untuk mendukung Hilal telah dibahas dan disepakati melalui proses internal organisasi. Konsolidasi juga dilakukan bersama sejumlah senior serta mentor HIPMI.
Menurut Bernard, BPC HIPMI Kabupaten Bogor kini berada dalam satu sikap untuk memberikan dukungan kepada Hilal dalam Mukab Kadin Kabupaten Bogor.
“Setelah melalui pembahasan internal dan komunikasi dengan para senior, kami sepakat memberikan dukungan kepada Kang Hilal. BPC HIPMI Kabupaten Bogor siap berada di belakang beliau,” ujar Bernard kepada wartawan seusai deklarasi dukungan di Bellsplace Hotel, Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu 19 Agustus 2026.
Baca Juga: Lumaku Villa Rancamaya Bogor, Staycation Mewah dengan View Lapangan Golf dan City Light
Bernard menjelaskan, keputusan tersebut bukan hanya karena hubungan antara HIPMI dan Hilal.
Rekam jejak serta pengalaman Hilal dalam memimpin organisasi pengusaha turut menjadi pertimbangan utama.
Selain itu, HIPMI menilai gagasan Hilal untuk meningkatkan peran pengusaha muda di lingkungan Kadin menjadi salah satu alasan dukungan diberikan.
Hilal sebelumnya diketahui pernah menjabat sebagai Ketua Umum BPC Gapensi Kabupaten Bogor. Saat ini, ia dipercaya menduduki posisi Bendahara Umum Gapensi Jawa Barat.
Dengan pengalaman tersebut, Bernard menilai Hilal memiliki bekal yang cukup untuk memimpin organisasi dunia usaha di Kabupaten Bogor.
“Pengalaman beliau dalam organisasi pengusaha sudah cukup panjang. Karena itu, kami melihat Kang Hilal memiliki kematangan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk memimpin Kadin,” jelasnya.
Bernard berharap dukungan dari HIPMI tidak berhenti pada deklarasi semata. Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi konsolidasi yang lebih luas antarpelaku usaha dan organisasi pengusaha di Kabupaten Bogor.
Ia juga menilai Kadin ke depan perlu memperkuat komunikasi dengan berbagai asosiasi dunia usaha serta membangun sinergi yang lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Ke depan, Kadin harus bisa merangkul pengusaha muda, menjalin komunikasi dengan berbagai asosiasi, sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah,” katanya.
Hilal Mulai Perkuat Konsolidasi Jelang Mukab
Hilal Firmansyah menyambut baik dukungan yang diberikan BPC HIPMI Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Sidak 7 Titik Penjual Minol, Dua Kafe di Kota Bogor Tak Kantongi Izin Jual
Baginya, dukungan tersebut menjadi tambahan semangat sekaligus memperkuat hubungan antara HIPMI dan Kadin.
Ia mengaku mengapresiasi kepercayaan yang diberikan keluarga besar HIPMI Kabupaten Bogor menjelang pelaksanaan Mukab.
“Saya berterima kasih dan mengapresiasi dukungan yang diberikan keluarga besar HIPMI Kabupaten Bogor. Ini tentu menjadi energi tambahan bagi saya dalam menghadapi proses Mukab,” kata Hilal.
Jika nantinya mendapatkan kepercayaan memimpin Kadin Kabupaten Bogor, Hilal menyatakan regenerasi pengusaha menjadi salah satu agenda yang akan diperkuat.
Ia ingin memberikan ruang lebih besar kepada pengusaha muda untuk masuk dalam organisasi, memperluas jejaring, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengembangkan usaha.
Hilal menilai keberadaan generasi baru sangat penting untuk menjaga keberlanjutan dunia usaha di Kabupaten Bogor.
“Regenerasi merupakan hal penting karena dunia usaha membutuhkan lebih banyak kader baru. Pengusaha muda harus diberikan kesempatan untuk berkembang dan mengambil peran,” ujarnya.
Dalam proses konsolidasi menuju Mukab, Hilal juga menyebut telah mengantongi dukungan dari sekitar 15 asosiasi usaha yang berada di Kabupaten Bogor.
Kendati demikian, ia menegaskan dukungan dari asosiasi tidak serta-merta menjadi jaminan kemenangan dalam pemilihan Ketua Kadin Kabupaten Bogor.
Hilal mengingatkan bahwa penentuan hasil Mukab tetap mengacu pada mekanisme organisasi dan hak suara anggota yang memenuhi persyaratan.
Baca Juga: Krisis Migrasi Maroko - Spanyol: 90 Orang Meninggal Saat Berusaha Masuk Ceuta
“Dukungan asosiasi memang menjadi bagian dari proses konsolidasi, tetapi penentu akhirnya tetap anggota yang memiliki hak suara sesuai ketentuan Mukab,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan yang telah diperoleh dapat terus bertambah, termasuk dari anggota Kadin Kabupaten Bogor yang hingga kini masih belum menentukan pilihan.
Sementara itu, persiapan Hilal untuk maju sebagai calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor disebut sudah hampir rampung.
Ia berencana mengambil formulir pendaftaran pencalonan pada Jumat 21 Agustus 2026, yang sekaligus menjadi batas akhir pengambilan formulir.
HIPMI Minta Panitia Mukab Jaga Independensi
Di tengah semakin kuatnya arus dukungan terhadap sejumlah kandidat, BPC HIPMI Kabupaten Bogor turut mengingatkan agar seluruh tahapan Mukab berjalan sesuai aturan dan mengedepankan prinsip keadilan.
Bernard meminta steering committee (SC) dan organizing committee (OC) menjaga sikap netral selama proses pemilihan berlangsung.
Menurutnya, independensi panitia menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan seluruh kandidat memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti kontestasi.
Baca Juga: Taman Bunga Nusantara Cianjur, Wisata Alam Sejuk dengan Taman Bunga dan Wahana Seru
“Kami berharap SC dan OC benar-benar menjaga independensi. Seluruh tahapan harus dilaksanakan secara objektif, transparan, adil, dan memberikan kesempatan yang setara kepada setiap calon,” tegas Bernard.
BPC HIPMI Kabupaten Bogor juga menyatakan kesiapan untuk mendampingi Hilal saat mengambil formulir pencalonan Ketua Kadin Kabupaten Bogor.
Dengan masuknya dukungan HIPMI, peta persaingan menuju kursi Ketua Kadin Kabupaten Bogor semakin menarik untuk disimak.
Namun, seberapa besar kekuatan dukungan tersebut tetap akan diuji melalui mekanisme Mukab dan suara anggota Kadin yang memiliki hak pilih. (***)
Editor : Yosep Awaludin