RADAR BOGOR - Suasana berbeda terlihat di halaman SDN Tamansari 02, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat 21 Agustus 2026.
Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Keceriaan semakin terasa ketika para siswa tampil memperagakan busana dan kostum hasil kreativitas masing-masing.
Bukan sekadar mengenakan pakaian bernuansa kemerdekaan, sejumlah siswa tampil menggunakan kostum berbahan limbah yang disulap menjadi karya menarik.
Siswa Tampil dengan Kostum Kreatif
Sejak pagi, lingkungan SDN Tamansari 02 telah dihiasi bendera Merah Putih, umbul-umbul, serta berbagai ornamen khas perayaan kemerdekaan.
Guru, staf sekolah, dan orang tua siswa turut berkumpul menyaksikan rangkaian kegiatan.
Baca Juga: Prediksi Inter Milan vs Monza Pembuka Serie A, Ujian Awal Lautaro Martinez cs
Satu per satu siswa tampil dengan kostum yang beragam.
Ada yang mengenakan pakaian adat, busana bernuansa merah-putih, hingga pakaian kreasi dari barang bekas.
Kardus bekas, kantong plastik merah-putih, tali, dan berbagai bahan yang sudah tidak terpakai disulap menjadi sayap, pakaian berbentuk burung Garuda, hingga hiasan rumbai.
Kreativitas tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menunjukkan bagaimana barang yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai.
Gebyar Kemerdekaan Diisi Beragam Lomba
Kepala SDN Tamansari 02, Riswati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gebyar kemerdekaan yang rutin digelar setiap tahun.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berupa peragaan busana.
Sebelumnya, sekolah juga menggelar jalan sehat, permainan antarkelas, hingga lomba kebersihan dan menghias kelas.
"Gebyar kemerdekaan SDN Tamansari 02 ini yang pertama jalan sehat. Kemudian ada peragaan busana perwakilan kelas dengan memakai bahan limbah atau barang bekas," kata Riswati.
Menurut Riswati, pemanfaatan bahan bekas juga diterapkan dalam kegiatan menghias ruang kelas.
Baca Juga: Titik Terang Pencairan TPG, Ini Estimasi Jadwal Transfer Tunjangan Guru Juli-Agustus
Para siswa didorong menggunakan barang yang sudah tidak terpakai untuk menghasilkan dekorasi yang menarik.
"Kemarin ada lomba antarkelas, permainan antarkelas, kemudian lomba kebersihan kelas. Hiasan kelas juga menggunakan bahan-bahan dari limbah yang tidak terpakai," ujarnya.
Libatkan 365 Peserta Didik
Kegiatan peragaan kostum tersebut diikuti siswa dari seluruh jenjang kelas.
Sebanyak 365 peserta didik SDN Tamansari 02 terlibat dalam rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.
Di sisi lain, berbagai hadiah perlombaan telah disiapkan pihak sekolah.
Hadiah tersebut didominasi perlengkapan yang dapat digunakan siswa dalam kehidupan sehari-hari maupun menunjang aktivitas belajar.
Mulai dari alat tulis, tempat minum, teko, ember, hingga sejumlah perlengkapan lainnya tersusun di meja yang berada di teras sekolah.
Riswati berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi juga memberikan pengalaman positif bagi para siswa.
"Harapan saya, anak-anak bisa merasakan kemerdekaan dan semakin bersemangat untuk sekolah," tutur Riswati.
Orang Tua Apresiasi Kreativitas Siswa
Kegiatan itu juga mendapat sambutan positif dari orang tua siswa.
Lili, salah satu orang tua murid, menilai kegiatan yang digelar sekolah memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas.
Menurutnya, kegiatan seperti peragaan busana berbahan daur ulang membuat siswa tidak hanya bersenang-senang dalam memperingati kemerdekaan, tetapi juga belajar memanfaatkan barang bekas menjadi karya yang menarik.
Baca Juga: Bubur Ayam Kremesan Cuma Rp15 Ribu, Topping Melimpah dan Bisa Tambah Kremes Gratis
Semarak peringatan Kemerdekaan RI di SDN Tamansari 02 akhirnya menjadi momentum bagi siswa, guru, dan orang tua untuk berkumpul dalam suasana penuh kegembiraan.
Di balik kostum warna-warni dan berbagai perlombaan, terselip pesan tentang kreativitas, kebersamaan, serta semangat belajar yang ingin terus ditanamkan kepada para siswa. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim