RADAR BOGOR — Layanan bus listrik di Kabupaten Bogor berpotensi menjangkau wilayah yang lebih luas lagi.
Pemkab Bogor tengah menyiapkan sejumlah koridor baru bus listrik menuju Depok hingga kawasan Puncak sebagai upaya memperkuat transportasi publik sekaligus mendukung mobilitas wisatawan.
Rencana tersebut disiapkan setelah Pemkab Bogor melakukan uji coba bus listrik pada rute Bojonggede-Sentul.
Hasil evaluasi dari uji coba itu nantinya menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pengembangan jaringan bus listrik berikutnya.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pengembangan moda transportasi ramah lingkungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan mobilitas masyarakat. Bus listrik juga berpeluang dimanfaatkan sebagai armada khusus pariwisata.
"Kami juga mengusulkan agar beberapa unit bus listrik nantinya dialokasikan khusus untuk mendukung sektor pariwisata," kata Rudy, Sabtu 22 Agustus 2026.
Baca Juga: BNI Buka Presale Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Diskon Tiket hingga 20 Persen
Bus Listrik Bogor Siapkan Rute ke Kebun Raya hingga Depok
Salah satu koridor bus listrik yang sedang dipersiapkan Pemkab Bogor adalah rute Cibinong-Kebun Raya Bogor.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengkaji rute yang menghubungkan Cibinong-Stadion Pakansari hingga Margo City di Depok.
Pengembangan jaringan bus listrik tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan transportasi baru bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarkawasan, sekaligus memudahkan wisatawan menuju sejumlah destinasi di Kabupaten Bogor.
Tidak hanya Depok, kawasan Puncak juga masuk dalam rencana pengembangan. Pemkab Bogor tengah menyiapkan jalur dari Stadion Pakansari menuju Puncak hingga perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur.
Dengan adanya rute tersebut, bus listrik diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif transportasi bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan Puncak dan berbagai destinasi wisata di sepanjang jalur tersebut.
Ada Opsi Koridor Bojonggede-Exit Tol Citeureup
Selain rute yang berorientasi pada pariwisata, Pemkab Bogor juga membuka peluang penambahan koridor reguler.
Salah satu rute yang dikaji yakni Bojonggede menuju kawasan Exit Tol Citeureup. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan antara Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat.
Rudy menekankan pentingnya komunikasi dengan para pelaku usaha angkutan yang telah beroperasi. Menurutnya, inovasi transportasi baru harus tetap mempertimbangkan keberlangsungan usaha transportasi yang sudah ada.
"Kami ingin rencana ini lebih dulu dibicarakan dengan para pengusaha angkutan. Jangan sampai hadirnya terobosan baru justru mengganggu aktivitas ekonomi dan usaha yang sudah berjalan," jelasnya.
Bus Listrik Bogor Bakal Gandeng Swasta
Untuk mengembangkan layanan bus listrik, Pemkab Bogor juga mempertimbangkan pola kerja sama dengan sektor swasta.
Baca Juga: KNPI Parung Panjang Bogor Siapkan Forum Ketua OSIS, Ini Tujuannya
Skema tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban pembiayaan yang harus ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pemerintah daerah nantinya dapat menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung, seperti lahan untuk parkir dan stasiun pengisian daya atau charging station. Sementara kebutuhan lainnya akan dikolaborasikan bersama mitra swasta.
"Kami bisa menyiapkan lahan parkir dan fasilitas charger. Untuk kebutuhan sumber daya manusia juga akan dikolaborasikan dengan SDM yang tersedia di Kabupaten Bogor. Dengan pola tersebut, kami berharap penggunaan APBD bisa ditekan," tutur Rudy.
Masih Evaluasi Uji Coba Bus Listrik Bojonggede-Sentul
Saat ini, Pemkab Bogor masih mengevaluasi pelaksanaan uji coba bus listrik pada koridor Bojonggede-Sentul.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan pola operasional permanen.
Selain itu, evaluasi juga akan digunakan dalam menyusun rencana perluasan jaringan bus listrik ke sejumlah wilayah lain di Kabupaten Bogor.
Jika terealisasi, perluasan koridor tersebut tidak hanya memperkuat konektivitas transportasi publik, tetapi juga membuka alternatif perjalanan yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat dan wisatawan di Bogor, Depok, hingga kawasan Puncak. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin