RADAR BOGOR - Babak baru perjalanan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor Raya dimulai.
Pimpinan Cabang IMM Bogor Raya periode 2026–2027 resmi dilantik di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Sabtu (22/8/2026), dengan membawa semangat memperkuat kaderisasi sekaligus memperluas kontribusi mahasiswa bagi masyarakat.
Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan.
Baca Juga: Karinding Bikin Penasaran di Festival Kopi Legendaris Bogor
Momentum ini juga menjadi titik awal bagi jajaran baru IMM Bogor Raya untuk menjalankan sejumlah agenda organisasi di tengah berbagai tantangan kepemudaan, pendidikan, sosial, kemahasiswaan, hingga pembangunan daerah.
Tokoh Pemerintahan hingga Organisasi Kepemudaan Hadir
Pelantikan dihadiri berbagai unsur, mulai dari pemerintahan, legislatif, Muhammadiyah, perguruan tinggi, aparat keamanan, hingga organisasi mahasiswa dan kepemudaan.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Azwar Anas.
Ada pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor Ahmad Yani, Ketua PDM Kota Bogor Ustaz Maizar Madsury, Direktur Utama PT Sayaga Wisata Sambas Setia Permana.
Manager Business dan Pengembangan Nur Eko Suhardana, Komisioner Bawaslu Irfan Firmansyah, Kasat Intel Polres Bogor bersama jajaran, serta perwakilan Dandim 0621 Kabupaten Bogor.
Hadir pula Ketua KNPI Kabupaten Bogor, perwakilan Kampus Umbara, Rektor UM Cileungsi, perwakilan ITB Vinus, Ketua DPD IMM Jawa Barat Ali Al Farizi.
Ketua DPD IMM Jawa Barat periode 2022–2024 Faisal, Fokal IMM Bogor Hendi, Ridlo Abdilah dan Yunus, para pimpinan Ortom Muhammadiyah Kota dan Kabupaten Bogor, serta Ketua OKP Cipayung Plus Kota dan Kabupaten Bogor.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan, IMM Bogor Raya ingin membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih luas dalam menjalankan roda organisasi.
Fathi Raflian Dorong IMM Lebih Progresif
Ketua PC IMM Bogor Raya periode 2026–2027, Fathi Raflian menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pelantikan.
Menurut Fathi, dukungan dari pemerintah, legislatif, Muhammadiyah, kampus, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, Cipayung Plus, senior IMM, hingga para kader menjadi energi penting bagi kepengurusan yang baru.
Baca Juga: 21 Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu Sebelum Berobat
Fathi menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremoni. Setelah prosesi tersebut, seluruh pengurus justru dihadapkan pada tanggung jawab untuk menerjemahkan visi organisasi ke dalam gerakan yang nyata.
Ia ingin IMM Bogor Raya berkembang sebagai organisasi yang progresif, kritis dan kolaboratif, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, intelektualitas, serta tradisi gerakan mahasiswa.
“IMM harus menjadi ruang lahirnya kader-kader yang mampu berpikir kritis, memiliki integritas, dan siap mengambil peran dalam pembangunan,” kata Fathi.
Ia juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah, DPRD, perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta masyarakat.
Bagi Fathi, berbagai persoalan yang dihadapi Bogor tidak dapat diselesaikan oleh satu kelompok. Karena itu, IMM Bogor Raya ingin mengambil posisi sebagai bagian dari solusi melalui gagasan dan kerja kolaboratif.
Luncurkan Buku Manifesto Kepemimpinan
Ada hal lain yang membuat pelantikan kali ini berbeda. Bersamaan dengan dimulainya periode kepengurusan 2026–2027, PC IMM Bogor Raya meluncurkan buku berjudul Manifesto Kepemimpinan yang ditulis oleh Fathi Raflian.
Buku tersebut menjadi salah satu gagasan yang akan mewarnai arah kepengurusan baru.
Di dalamnya, organisasi diposisikan bukan hanya sebagai tempat menjalankan kegiatan, tetapi juga sebagai ruang pengembangan kader dan kepemimpinan.
IMM Bogor Raya diarahkan menjadi laboratorium kepemimpinan, inkubator talenta, sekaligus Center of Excellence untuk meningkatkan kualitas sumber daya kader.
Gagasan tersebut kemudian dikaitkan dengan visi organisasi untuk melahirkan kader pemimpin yang ideologis, unggul, adaptif, inovatif, dan mampu memberikan dampak bagi Persyarikatan, umat, bangsa, serta peradaban.
DPD IMM Jawa Barat Titip Pesan kepada Pengurus Baru
Ketua DPD IMM Jawa Barat Ali Al Farizi turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran PC IMM Bogor Raya yang baru dilantik.
Ali mengingatkan, jabatan dalam struktur organisasi bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: UIB Future Leader Angkatan I Digelar, Puluhan Mahasiswa Bogor Dibekali Kepemimpinan
“Saya mengucapkan selamat atas dilantiknya Pimpinan Cabang IMM Bogor Raya periode 2026–2027. Ini bukan hanya tentang mendapatkan posisi dalam struktur organisasi, tetapi bagaimana amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Ali.
Ia berharap, IMM Bogor Raya mampu memperkuat perannya sebagai rumah bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, bergerak, sekaligus melahirkan kontribusi nyata.
Menurut Ali, Kabupaten Bogor memiliki potensi besar dengan persoalan yang juga tidak sederhana.
Kondisi tersebut membutuhkan kontribusi kelompok intelektual dan gerakan mahasiswa melalui gagasan yang konstruktif.
Karena itu, ia mendorong kepengurusan baru memperkuat kaderisasi, memperluas jejaring kolaborasi, dan menghasilkan program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua PDM Kabupaten Bogor Tekankan Kekuatan Kader
Pesan serupa disampaikan Ketua PDM Kabupaten Bogor Ahmad Yani.
Dalam amanatnya, ia menegaskan posisi IMM sebagai organisasi mahasiswa sekaligus bagian dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).
Menurut Ahmad Yani, IMM harus terus tumbuh dan mempersiapkan kader yang mampu menjadi kekuatan Muhammadiyah pada masa mendatang.
“IMM sebagai organisasi mahasiswa dan bagian dari Angkatan Muda Muhammadiyah harus terus maju, terus berkembang dan siap menjadi kekuatan kader Muhammadiyah di masa yang akan datang,” ujar Ahmad Yani.
Ia menilai, kader IMM tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik.
Mereka juga perlu membangun karakter, kepemimpinan, keberanian, akhlak, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Baca Juga: Pencairan Bansos BPNT Makin Meluas, KKS Tahun Lama Ikut Kebagian Rp600 Ribu
Ahmad Yani pun berpesan, agar kader tidak gentar menghadapi perubahan dan tantangan.
Setiap proses yang dijalani dalam organisasi, menurutnya, merupakan bagian dari pembentukan karakter dan kemampuan kepemimpinan.
Ia berharap, PC IMM Bogor Raya dapat menjaga soliditas internal sekaligus memperbesar kontribusi untuk Muhammadiyah, masyarakat, bangsa, dan negara.
Membawa Semangat Baru untuk Bogor
Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2027, PC IMM Bogor Raya kini memasuki fase baru.
Tantangannya bukan hanya menjaga keberlangsungan organisasi, tetapi membuktikan bahwa gerakan mahasiswa dapat hadir melalui gagasan, kaderisasi, dan kerja nyata.
Baca Juga: Sekda Kabupaten Bogor Akui Ada Sandungan yang Berujung ke KPK, Minta ASN Tetap Fokus
Komitmen tersebut diarahkan pada penguatan kaderisasi, kolaborasi lintas organisasi, serta pengembangan gerakan mahasiswa yang intelektual, progresif dan berkemajuan.
Semangat yang dibawa pun terangkum dalam satu pesan yakni IMM Berkemajuan, Bogor Berkemajuan, Indonesia Berkemajuan. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti