Pria dengan Kondisi Luka Ditemukan Meninggal di Citeureup Bogor, Polisi Masih Selidiki

Muhammad Ali • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:38 WIB
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa saat menyampaikan keterangan. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa saat menyampaikan keterangan. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Seorang pemuda ditemukan meninggal di Desa Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis, 27 Agustus 2026 beberapa jam setelah aksi bentrok di Jalan Raya Jakarta-Bogor.

Kesedihan keluarga korban turut terekam dalam video yang beredar, dalam video tampak sang ayah berinisial A terlihat menangis terisak-isak setelah mengetahui kondisi anaknya.

Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa mengatakan, korban ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB di dekat kawasan Perumahan Anggreani.

"Ini kemungkinan korban tawuran semalam yang Jalan Raya Jakarta-Bogor karena sempat ramai tawuran semalam," ujar Eddy kepada Radar Bogor, Jumat, 28 Agustus 2026.

Baca Juga: KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Meski demikian, polisi belum memastikan apakah korban yang ditemukan meninggal dengan kondisi luka di punggung merupakan korban tawuran atau bukan sebab masih dalam penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan penyebabnya.

"Baru kemungkinan ya, masih kita lidik," ungkap Kompol Eddy.

Ia menyebut korban bukan warga Desa Karang Asem Timur, berdasarkan informasi awal, korban diketahui merupakan warga Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, dengan inisial E. Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan dari tiga orang. 

"Bukan diamankan, dimintai keterangan, gak ada yang diamankan, dimintai keterangan," tegasnya.

Polisi juga masih mencari saksi-saksi lain, termasuk teman-teman korban guna mendapatkan informasi lebih jelas mengenai kejadian tersebut.

"Kita lagi nyari informasi saksi-saksi yang bisa kita minta keterangan untuk bisa lebih jelas seperti apa sih kronologisnya," bebernya.

Kompol Eddy menegaskan pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan terkait keterkaitan korban dengan aksi tawuran sebelum proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi rampung.

"Saya belum bisa memberikan jawaban yang pasti karena masih dalam pemeriksaan teman-teman korban," pungkasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
bogor citeureup meninggal hambalang