Kebakaran di Cileungsi Bogor, 6 Rumah Warga Ludes Dilahap Api

Muhammad Ali • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:02 WIB
Kebakaran melanda 6 rumah di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa, 1 September 2026. (Dok. Damkar Kabupaten Bogor)
Kebakaran melanda 6 rumah di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa, 1 September 2026. (Dok. Damkar Kabupaten Bogor)

RADAR BOGOR - Kobaran api mengamuk di permukiman warga Kampung Babakan, RT 03/RW 02, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa, 1 September 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu menghanguskan 6 rumah dan 3unit motor.

"Satu unit rumah kerusakan 60 persen, lima unit rumah rusak berat terbakar seiisi rumah 100 perssn," ujar Yudi kepada Radar Bogor, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, tak hanya bangunan rumah, dua unit sepeda motor juga mengalami kerusakan berat akibat peristiwa tersebut, sementara total kerugian hingga kini belum dapat diperkirakan.

"Korban jiwa tidak ada, namun satu orang pingsan," ungkapnya.

Baca Juga: Kepala Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Diperiksa Terkait Kasus Upah Pungut, Ini Penjelasan KPK

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik rumah, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian rumah yang berada di belakang, saat diketahui api sudah membesar dan menjulang tinggi.

"Melihat adanya api, pemilik rumah langsung histeris dan berteriak minta tolong," katanya.

Ia menambahkan, ada salah satu pemilik rumah bahkan tidak sadarkan diri hingga akhirnya pingsan setelah melihat rumahnya terbakar.

Warga yang mengetahui kejadian kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Cileungsi untuk meminta penanganan.

"Anggota yang Piket menerima adanya laporan kebakaran di Jalan Raya Narogong Desa Dayeuh, awal laporan yang di terima kebakaran gudang," jelasnya.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Danru dan Komandan Sektor untuk segera mengerahkan personel ke lokasi, sebanyak dua unit mobil pemadam dengan tujuh personel langsung diberangkatkan. 

"Setibanya di lokasi Api masih menyala dan yang terbakar rumah tinggal, sedang dibantu penanganan oleh Damkar PT Aspek Kumbong," tuturnya.

Api diketahui cepat merambat karena bangunan rumah merupakan bangunan lama dengan material kayu yang mulai lapuk serta posisi antarbangunan yang berdempetan.

"Dandru segera berkoordinasi dengan Komandan Sektor kembali untuk meminta unit bantuan dari sektor terdekat untuk dukungan supply air, perbantuan 1 unit dari sektor Gunung Putri," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, sumber air yang digunakan untuk menyuplai proses pemadaman berasal dari toren penampungan milik PT Aspek Kumbong.

Setelah berjibaku memadamkan kobaran api, petugas akhirnya berhasil menguasai api sekitar pukul 12.00 WIB. 

Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

"Penanganan selesai sekitar pukul 13.30 WIB. Sumber api atau penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui," tutupnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
bogor cileungsi kebakaran