RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana membuka akses jalan baru di wilayah Bogor Barat. Jalan sepanjang sekitar 20 kilometer tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Bogor dengan Sukabumi hingga Kabupaten Lebak, Banten.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan akses ke Sukabumi tersebut akan dilakukan di wilayah Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.
Kehadiran jalan baru penghubung Bogor dengan Sukabumi, diharapkan mampu memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses.
Baca Juga: Keren! Pelajar SMPN 22 Bogor Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi di BIA 2026
“Kita masuk ke Desa Malasari, Nanggung, Bogor. Di sana ada satu desa yang apabila jalannya terbangun akan menjadi sebuah poros jalan baru yang menghubungkan Kabupaten Sukabumi, Bogor dan Kabupaten Lebak, Banten,” ujar Rudy, Rabu, 2 September 2026.
Menurutnya, pembangunan jalan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik. Terbukanya akses transportasi diyakini dapat memberikan dampak berantai terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang wilayah yang dilalui.
“Kita membangun jalan baru sepanjang kurang lebih 20 Km untuk membuka sebuah akses. Membuka akses jalan bukan hanya membangun sebuah jalan. Ketika jalannya sudah dibangun, secara tidak langsung kita menghidupkan geliat ekonomi di wilayah sekitar,” jelasnya.
Baca Juga: Kabar Bansos: Desil KPM Berubah Jadi Rendah September 2026, Ini Cara Mengeceknya
Selain sektor ekonomi, Rudy menyebut peningkatan akses juga dapat membantu memperbaiki pelayanan dasar masyarakat, khususnya pendidikan dan kesehatan.
Wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau diharapkan bisa berkembang seiring dengan semakin baiknya konektivitas.
“Kalau sebelumnya infrastruktur pendidikan dan kesehatan tertinggal, dengan aksesibilitas yang terbuka lebih baik, perlahan-lahan wilayah tersebut akan terbangun,” imbuhnya.
Baca Juga: Cari Buku Kini Bisa Lewat WhatsApp, Halo Libra Bawa AI ke Perpustakaan Kota Bogor
Rudy menegaskan, pembangunan jaringan jalan menjadi salah satu strategi Pemkab Bogor dalam mendorong pemerataan pembangunan. Terlebih, Kabupaten Bogor memiliki wilayah yang luas, mencakup 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan.
“Urat nadi itu jaringan jalan. Konektivitas antarwilayah, sehingga ke depan pemerataan pembangunan dapat dirasakan dampaknya secara langsung oleh masyarakat,” paparnya.
Akses Citalahab Juga Bakal Dilanjutkan
Selain pembangunan jalan di Malasari, Pemkab Bogor juga berencana melanjutkan pembangunan akses menuju kawasan Citalahab.
Baca Juga: Sering Panaskan Mobil Matic Terlalu Lama? Ini Kesalahan yang Bikin Boros BBM dan Mesin Cepat Rusak
Rudy menyebut masih terdapat sekitar 4 hingga 6 kilometer jalan yang perlu dilanjutkan hingga memasuki wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Pemkab Bogor berharap jaringan tersebut nantinya dapat terkoneksi hingga Kabupaten Sukabumi. Kolaborasi dengan pemerintah daerah tetangga dinilai penting agar akses masyarakat di wilayah Bogor Barat menjadi lebih efisien.
“Nanti kalau sudah terkoneksi dengan Sukabumi, kita pun ingin berkolaborasi dengan Pemkab Sukabumi, supaya masyarakat wilayah barat kalau ingin ke Pelabuhan Ratu tidak perlu melambung jauh, cukup melalui Kecamatan Nanggung sampai dengan Pelabuhan Ratu,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga