RADAR BOGOR – Seorang bocah berusia 11 tahun berinisial Y meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di Sungai Cileungsi, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu, 2 September 2026.
Korban diduga mengalami kelelahan saat berenang hingga tidak menyadari adanya bagian Sungai Cileungsi Bogor yang cukup dalam.
Meski Y merupakan warga Kampung Kedep, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Bogor lokasi kejadian Sungai Cileungsi berada di wilayah administratif Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal.
Baca Juga: Jalan Baru 20 Km Segera Dibangun, Bogor Bakal Terhubung Langsung ke Sukabumi dan Lebak
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Y tengah berenang bersama lima orang temannya.
“Korban kelelahan ketika berenang, dikarenakan tidak mengetahui adanya tempat yang dalam hingga korban tenggelam di lokasi tersebut,” ujar Adam kepada Radar Bogor, Rabu, 2 September 2026.
Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kabupaten Bogor, kelima teman korban masing-masing berinisial I (13), A (11), G (11), A (10), dan O (9).
Tim kemudian melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban sekitar pukul 13.50 WIB. Y ditemukan tidak jauh dari titik awal dirinya tenggelam, dengan kedalaman sungai sekitar tiga meter.
Baca Juga: Keren! Pelajar SMPN 22 Bogor Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi di BIA 2026
Korban selanjutnya dievakuasi ke Klinik Yapida Tlajung Udik. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan Y dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Gunung Putri Kompol Hilla Adi Imawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa meskipun korban merupakan warga Desa Tlajung Udik, titik lokasi tenggelam berada di wilayah Kecamatan Klapanunggal.
“Untuk anak yang tenggelam, TKP tenggelamnya masuk wilayah (Kecamatan) Klapanunggal, kalau korbannya orang (Desa) Tlajung Udik (Kecamatan Gunung Putri),” tuturnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga