Hilal Firmansyah Menang Telak, Raih 279 Suara dan Pimpin Kadin Kabupaten Bogor 2026-2031

Muhammad Ali • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 08:07 WIB
Hilal Firmansyah terpilih menjadi Ketua Kadin Kabupaten Bogor. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor
Hilal Firmansyah terpilih menjadi Ketua Kadin Kabupaten Bogor. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor

RADAR BOGOR — Persaingan dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor ke-9 akhirnya menemui titik akhir. Hilal Firmansyah resmi terpilih sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bogor periode 2026-2031 setelah unggul dalam perolehan suara.

Bertempat di Ballroom Harris Hotel and Convention Cibinong City Mall, Rabu, 3 September 2026, Hilal Firmansyah mengantongi 279 suara. Ia mengungguli Solhajji Jompa yang memperoleh 210 suara, dengan selisih 69 suara di Mukab Kadin Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah dari tiga calon sehingga akhirnya mengerucut jadi dua calon dan tadi baru saja dilakukan perhitungan suara dengan hasil saya mendapatkan 279 suara dan Pak Solhajji Jompa mendapatkan 210 suara,” kata Ketua Kadin Kabupaten Bogor Hilal Firmansyah.

Baca Juga: September 2026 Ada Pencairan Bansos Susulan, KPM Diminta Cek KKS Merah Putih

Tegaskan Kemenangan Bukan Sekat

Usai memenangkan pemilihan, Hilal menegaskan bahwa berakhirnya kontestasi harus menjadi momentum untuk kembali menyatukan seluruh elemen Kadin. Ia tidak ingin perbedaan pilihan selama Mukab menjadi sekat dalam organisasi.

Menurutnya, kompetisi merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, kandidat maupun pendukung yang sebelumnya berada di kubu berbeda tetap memiliki ruang untuk berkontribusi.

“Semangat kita dari awal memang bertanding untuk bersanding,” ujarnya.

Hilal memastikan perbedaan selama proses pemilihan tidak akan dibawa ke dalam kepengurusan Kadin periode mendatang.

Baca Juga: KKS Merah Putih Kembali Terisi September 2026, Ada Bansos Susulan hingga Rp975 Ribu

Benahi Tata Kelola hingga Infrastruktur Organisasi

Setelah terpilih, Hilal langsung menyebut sejumlah pekerjaan rumah yang akan menjadi prioritas. Pembenahan tata kelola organisasi menjadi salah satu langkah awal yang akan dilakukan.

Ia juga menilai infrastruktur organisasi perlu diperkuat karena memiliki kaitan erat dengan efektivitas kinerja Kadin ke depan.

Selanjutnya, Hilal akan melakukan pemetaan terhadap program-program yang bisa direalisasikan dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Kalaupun terjadi persaingan atau kompetisi dalam satu elektoral atau pemilihan, ketika di kubu yang kalah itu bukan berarti mereka akan disingkirkan,” jelasnya.

Baca Juga: Awalnya Cuma BPNT Murni Sekarang Dapat Bansos Validasi, Simak Bukti Pencairan September 2026

Menurut Hilal, penyusunan kepengurusan nantinya akan mempertimbangkan kapasitas, potensi, serta kapabilitas setiap individu. Termasuk kandidat dan pendukung yang sebelumnya tidak berada di pihaknya.

Jika dinilai memiliki kemampuan yang dapat memperkuat kinerja organisasi, mereka tetap akan dirangkul untuk bersama-sama membangun Kadin Kabupaten Bogor.

Solhajji dan Ridwan Tetap Dilibatkan

Hilal juga menyampaikan apresiasi kepada dua kandidat lainnya, Solhajji Jompa dan Ridwan Rusliadi.

Ia menilai Solhajji memiliki pengalaman dan kapasitas yang cukup kuat untuk berkontribusi di Kadin Kabupaten Bogor. Selain telah lama berkecimpung di dunia usaha, Solhajji juga memiliki latar belakang akademisi dan pengalaman sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga: Lagi Viral! Coba Resep Perkedel Kimpul, Renyah Berenda di Luar dan Pulen di Dalam

Sementara itu, Ridwan Rusliadi dinilai memiliki potensi sebagai representasi generasi muda dengan jaringan yang kuat di dunia usaha, terutama sektor ekspor-impor.

Ridwan sebelumnya memutuskan mundur dari kontestasi. Namun, Hilal memastikan dirinya tetap akan memberikan ruang bagi Ridwan di dalam kepengurusan Kadin.

“Kemenangan saya ini adalah kemenangan semua. Tanpa Ridwan juga saya mungkin tidak bisa menang, untuk menang dalam konteks kontestasi,” ungkap Hilal.

Bahkan, Hilal mengaku telah meminta Ridwan untuk terlibat sebagai formatur dalam proses penyusunan kepengurusan Kadin Kabupaten Bogor periode 2026-2031.

“Tadi saya juga tempatkan dia, minta dia jadi formatur, insyaallah dia akan ada posisi di Kadin pastinya,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
Hilal Firmansyah bogor kadin