RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang Bogor Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 21:32 WIB
RSUD R Moh Noh Nur di Leuwiliang, Kabupaten Bogor menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. (Dok. RSUD R Moh Noh Nur)
RSUD R Moh Noh Nur di Leuwiliang, Kabupaten Bogor menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. (Dok. RSUD R Moh Noh Nur)

RADAR BOGOR - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan 15 Rabiul Awal 1448 Hijriah, keluarga besar RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang mengadakan kegiatan pembinaan keagamaan. Acara tersebut berlangsung dengan suasana khusyuk di Masjid Hj. Fatimah RSUD R. Moh. Noh Nur pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan diikuti oleh jajaran manajemen dan pegawai rumah sakit yang tidak sedang menjalankan tugas pelayanan kepada pasien. Peringatan ini mengangkat tema “Dengan Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Berharap Akan Syafaat-Nya Fiddunya Wal Akhirat.”

Melalui kegiatan tersebut, RSUD R. Moh. Noh Nur berupaya memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, menumbuhkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta mendorong peningkatan dedikasi pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan.

Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI, RSUD R Moh Noh Nur Leuwiliang Bogor Ajak Warga Jaga Kebugaran

Perwakilan manajemen RSUD R. Moh. Noh Nur menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semata-mata menjadi agenda rutin tahunan.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana refleksi bagi seluruh pegawai sebagai pelayan masyarakat untuk menerapkan nilai kejujuran, amanah, dan kasih sayang yang dicontohkan Rasulullah SAW, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tanggung jawab pekerjaan.

"Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi diri bagi kita semua sebagai pelayan masyarakat untuk meneladani kejujuran, amanah, dan kasih sayang yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW pada setiap lini kehidupan dan pekerjaan," ujar perwakilan manajemen RSUD R Moh Noh Nur.

Tausiyah K.H. Bubung Burhanuddin

Rangkaian acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan menghadirkan K.H. Bubung Burhanuddin sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan sejumlah pesan moral dan spiritual yang berkaitan dengan upaya mencapai kebahagiaan dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, terutama kepada ibu. K.H. Bubung Burhanuddin menjelaskan bahwa kedudukan seorang ibu memiliki kemuliaan yang sangat besar.

Hal tersebut tercermin dari penegasan Rasulullah SAW yang menyebut ibu sebanyak tiga kali sebelum menyebut ayah ketika menjelaskan sosok yang paling berhak memperoleh perlakuan baik dari seorang anak. Pesan tersebut menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan dan hak orang tua, khususnya ibu, untuk dihormati dan diperlakukan dengan penuh kebaikan.

Pesan berikutnya berkaitan dengan pentingnya menjaga sikap hormat dan rendah hati terhadap guru. Dalam penyampaiannya, guru digambarkan sebagai sosok yang berperan memberikan ilmu pengetahuan, membimbing manusia keluar dari ketidaktahuan, serta mengarahkan peserta didik menuju jalan kebaikan dan kebermanfaatan.

Selain itu, K.H. Bubung Burhanuddin juga menekankan kemuliaan dalam mencari dan mengamalkan ilmu.

Ia menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan yang dilandasi keimanan, dimanfaatkan secara baik, serta diamalkan dengan ketulusan dapat meningkatkan derajat seseorang. Ilmu yang terus memberikan manfaat juga dapat menjadi amal berkelanjutan yang pahalanya tetap mengalir.

Menumbuhkan Spiritualitas dalam Pelayanan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual dan ketenangan batin bagi seluruh pegawai RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang.

Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang disampaikan selama kegiatan diharapkan dapat menjadi dorongan bagi aparatur rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Pelayanan kesehatan yang diberikan tidak hanya dituntut memenuhi standar profesional dan kompetensi medis, tetapi juga diharapkan dilaksanakan dengan mengedepankan sikap peduli, empati, amanah, serta nilai-nilai akhlakul karimah.

Melalui penguatan nilai spiritual tersebut, seluruh pegawai RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang diharapkan semakin termotivasi untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Editor : Eka Rahmawati
bogor leuwiliang maulid nabi RSUD R Moh Noh Nur