Pekan ASI Sedunia 2026, RSUD R Moh Noh Nur Edukasi Ibu soal ASI Eksklusif dan Cara Cuci Tangan

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 09:48 WIB
RSUD R Moh Noh Nur memberikan edukasi soal nutrisi bayi langsung kepada ibu dan keluarga pasien.
RSUD R Moh Noh Nur memberikan edukasi soal nutrisi bayi langsung kepada ibu dan keluarga pasien.

RADAR BOGOR – Pemahaman ibu mengenai nutrisi bayi dan kebersihan menjadi perhatian RSUD R Moh Noh Nur dalam memperingati Pekan ASI Sedunia 2026.

Melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), RSUD R Moh Noh Nur memberikan edukasi langsung kepada ibu dan keluarga pasien.

Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rawat Inap Matahari, RSUD R Moh Noh Nur Rabu 5 Agustus 2026.

Dua materi utama yang disampaikan berkaitan erat dengan kesehatan ibu dan anak, yakni pentingnya pemberian ASI Eksklusif serta penerapan cuci tangan pakai sabun (CTPS) atau hand hygiene yang tepat.

Penyuluhan menyasar para ibu yang sedang menjalani perawatan maupun mereka yang tengah mendampingi buah hati di rumah sakit.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif dengan membahas pentingnya pemenuhan gizi sejak dini sebagai salah satu fondasi tumbuh kembang anak.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Kuliner Bogor yang Wajib Dicoba, dari Sate Maranggi hingga Nasi Uduk Legendaris

ASI Eksklusif Jadi Investasi bagi Tumbuh Kembang Anak

Dalam edukasi tersebut, Tim PKRS menekankan pentingnya pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.

ASI tidak hanya dipandang sebagai sumber nutrisi, tetapi juga memiliki manfaat dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak sekaligus membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai risiko penyakit infeksi.

Karena itu, pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan pertama disebut sebagai investasi biologis sekaligus emosional bagi tumbuh kembang optimal anak.

Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para ibu dan keluarga mengenai pentingnya memenuhi kebutuhan gizi bayi sejak awal kehidupan.

Ibu Dilatih Cara Cuci Tangan yang Benar

Tidak hanya membahas ASI, tenaga medis dari Komite PPI RSUD R Moh Noh Nur juga memberikan pelatihan mengenai teknik mencuci tangan menggunakan sabun yang benar sesuai standar medis.

Praktik kebersihan tangan menjadi bagian penting dalam perawatan bayi. Para ibu diberikan pemahaman bahwa tangan dapat menjadi salah satu media perpindahan kuman dan bakteri apabila kebersihannya tidak dijaga dengan baik.

Dengan menerapkan hand hygiene secara benar, risiko penyebaran mikroorganisme penyebab penyakit kepada bayi yang masih rentan terhadap infeksi dapat ditekan.

Edukasi Beri Wawasan yang Bisa Diterapkan di Rumah

Kegiatan edukasi terpadu tersebut mendapatkan respons positif dari para peserta. Berdasarkan evaluasi di lapangan, ibu dan keluarga pasien mengaku memperoleh pengetahuan baru yang bersifat praktis dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman mengenai teknik menyusui yang tepat serta pentingnya menjaga kebersihan diri turut membantu meningkatkan rasa tenang dan kepercayaan diri ibu ketika merawat bayi, baik selama berada di rumah sakit maupun setelah kembali ke rumah.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pesan utama “Prioritaskan Menyusui: Ciptakan Sistem Pendukung yang Berkelanjutan!”

Baca Juga: RSUD R Moh Noh Nur Edukasi Pasien dan Keluarga tentang TB RO, Tekankan Kepatuhan Pengobatan

Pesan tersebut menjadi ajakan agar keluarga dan lingkungan sekitar ikut memberikan dukungan kepada ibu menyusui.

Dukungan tersebut penting agar ibu dapat menjalankan proses menyusui tanpa mendapatkan tekanan psikologis.

ASI dan Kebersihan Berperan dalam Mencegah Penyakit Bayi

Dari sisi kesehatan, pemberian ASI Eksklusif yang dibarengi penerapan kebersihan secara disiplin dinilai dapat membantu menekan angka kesakitan atau morbiditas pada bayi.

Upaya tersebut terutama berkaitan dengan pencegahan sejumlah gangguan kesehatan yang umum terjadi pada masa awal pertumbuhan anak, termasuk diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Karena itu, edukasi mengenai nutrisi dan kebersihan menjadi bagian penting dalam upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan bayi.

RSUD Leuwiliang Perkuat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Usai rangkaian kegiatan Pekan ASI Sedunia 2026, manajemen RSUD R Moh Noh Nur kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga edukasi preventif dan promotif.

Rumah sakit memastikan kegiatan edukasi kesehatan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.

Sistem pendukung untuk memberikan informasi kesehatan kepada ibu dan anak akan terus diperkuat di berbagai unit pelayanan.

Baca Juga: Bansos Susulan PKH BPNT Tahap 3 Berlangsung, KPM Baru Geser Penerima Lama? 

Ke depan, RSUD R Moh Noh Nur akan meningkatkan sinergi lintas unit, terutama antara PKRS, Komite PPI, dan tenaga keperawatan di ruang rawat inap.

Kolaborasi tersebut diarahkan agar ruang perawatan tidak hanya menjadi tempat mendapatkan layanan medis, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi yang interaktif serta memberikan solusi bagi pasien dan keluarga.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan RSUD R Moh Noh Nur terhadap upaya menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Bogor. (***)

Editor : Yosep Awaludin
Pekan ASI Sedunia edukasi RSUD R Moh Noh Nur