RADAR BOGOR – Suara roda kereta yang melintas berpadu dengan obrolan warga dan aroma kopi dan jajanan dari lapak pedagang kaki lima, begitulah suasana yang terasa di Taman Bojonggede atau yang dikenal warga dengan sebutan Taman Tajong, Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Taman yang berada tak jauh dari Stasiun Bojonggede itu kini menjadi salah satu tempat favorit warga untuk melepas penat. Menjelang malam, ruang terbuka tersebut mulai dipadati pengunjung, mulai dari keluarga yang mengajak anak bermain hingga anak-anak muda yang sekadar nongkrong bersama teman.
Bagi sebagian pengunjung, daya tarik Taman Bojonggede bukan hanya suasananya yang nyaman, keberadaan jalur kereta di sekitar taman justru menjadi hiburan tersendiri.
Kereta yang sesekali melintas menjadi pemandangan yang ditunggu, terutama oleh anak-anak. Tak sedikit orang tua yang sengaja membawa buah hati mereka ke taman tersebut untuk menikmati suasana sekaligus melihat kereta dari dekat.
Salah satunya Riska Amelia, ia mengaku cukup sering menghabiskan waktu bersama keluarganya di Taman Bojonggede, terutama saat akhir pekan dan malam hari.
“Sering ke sini kalau lagi jenuh di rumah, mau cari udara segar ya yang paling dekat di sini,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat (4/9/2026).
Menurut Riska, ada alasan lain yang membuat keluarganya betah datang, anak balitanya begitu antusias setiap kali melihat kereta melintas.
“Anak saya suka kalau lihat kereta lewat, jadi ya saya sering ke sini,” ungkapnya.
Bagi Riska, keberadaan taman yang dekat dari rumah menjadi pilihan sederhana untuk mencari suasana berbeda tanpa harus bepergian jauh, taman menjadi tempat keluarga menikmati waktu bersama dengan cara yang sederhana dan murah meriah.
Suasana Taman Bojonggede juga semakin hidup dengan kehadiran para pedagang kaki lima. Di sejumlah sudut, warga yang mencari rezeki menawarkan beragam dagangan, mulai dari kopi, camilan, jajanan jadul hingga mainan anak-anak.
Kehadiran pedagang tersebut membuat taman tidak sekadar menjadi ruang terbuka untuk bersantai, tempat ini juga menjadi ruang ekonomi kecil bagi masyarakat sekitar.
Harga jajanan yang relatif terjangkau menjadi salah satu alasan pengunjung memilih menghabiskan waktu di sana.
Hal itu pula yang dirasakan Rizky Fadillah, Ia mengaku kerap menjadikan Taman Bojonggede sebagai tempat berkumpul bersama teman-temannya.
“Kalau kumpul sama teman suka bingung mau ke mana, ya jadinya di sini ngopinya,” tuturnya saat ditemui dilokasi.
Ia menjelaskan, lokasi taman yang tidak jauh dari rumah membuatnya tak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk sekadar bertemu teman. Ditambah pilihan jajanan yang ramah di kantong, nongkrong di taman menjadi alternatif sederhana untuk mengisi waktu luang.
Dari keluarga yang mengajak anak melihat kereta hingga anak muda yang menikmati secangkir kopi bersama teman, Taman Bojonggede perlahan menemukan perannya sebagai ruang bersama.
Tak perlu tempat mewah untuk menikmati akhir pekan. Cukup sebuah taman, secangkir kopi, jajanan kaki lima, obrolan bersama orang terdekat, dan sesekali suara kereta yang melintas menjadi hiburan tersendiri bagi warga Bojonggede.
"Disini lengkap dari jajanan ringan, jajanan berat hingga minuman yang dijual para pedagang kaki lima," tutur Rizky.
Di tengah hiruk-pikuk kawasan yang terus berkembang, Taman Bojonggede menawarkan satu hal yang sederhana, tempat bagi warga untuk berhenti sejenak, berkumpul, dan menikmati waktu bersama. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati