RADAR BOGOR - Suasana semarak terasa di GOR Sentra Galih Pakuan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Minggu (6/9/2026).
Ratusan warga Muhammadiyah dari berbagai wilayah berkumpul dalam agenda rutin Pengajian Daerah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor.
Bukan sekadar menjadi ruang kajian keislaman, kegiatan tersebut juga diwarnai pembahasan isu strategis, penandatanganan kerja sama, hingga pelantikan sejumlah pengurus Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.
PCM Ciseeng Bangga Jadi Tuan Rumah
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ciseeng, Deni Saprudin menyampaikan, rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PCM Ciseeng sebagai tuan rumah.
Meski baru berusia sekitar tiga tahun, Deni menilai kesempatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi jajaran PCM Ciseeng.
Baca Juga: 5 Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Terbaik 2026, Ada yang Mulai Rp152 Juta
Ia bahkan menyatakan, kesiapannya apabila di kemudian hari dipercaya untuk memfasilitasi pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda).
Antusiasme jamaah yang memenuhi lokasi kegiatan turut mendapat perhatian dari Camat Ciseeng, Subkhi.
Ia menyambut positif, kehadiran warga persyarikatan Muhammadiyah yang datang dari berbagai daerah di Kabupaten Bogor.
Dukungan juga disampaikan Staf Khusus Menteri Sosial RI, Fuji Abdul Rohman.
Ia mengaku senang dapat kembali bersilaturahmi di Sentra Galih Pakuan sekaligus bertemu para senior Muhammadiyah, terutama Duduh Nurzaman.
Sementara itu, Anggota DPR RI Primus Yustisio mengajak warga Muhammadiyah untuk terus menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan peran sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa.
PDM Kabupaten Bogor Luncurkan Program Perumahan
Salah satu kabar yang mendapat perhatian jamaah datang dari Ketua PDM Kabupaten Bogor, Ahmad Yani.
Dalam sambutannya, Ahmad Yani memperkenalkan program fasilitas perumahan bersubsidi khusus bagi warga Muhammadiyah Kabupaten Bogor.
"Program ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar persyarikatan dalam menghadirkan manfaat yang lebih dekat dengan kebutuhan warga," ujarnya.
Baca Juga: Manfaatkan Momen PJJ, Guru di Kota Bogor Gotong Royong Bersihkan Debu Vulkanik di Sekolah
Peluncuran program ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PDM Kabupaten Bogor, Bank Syariah Nasional Cabang Bogor, dan PT Permata Citra Madani.
Kerja sama ini diharapkan, dapat membuka akses yang lebih luas bagi warga Muhammadiyah untuk memperoleh fasilitas hunian melalui skema yang telah disiapkan.
Wakil Menteri Pendidikan Soroti Masa Depan Pendidikan
Pengajian Daerah PDM Kabupaten Bogor semakin menarik ketika Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq hadir sebagai keynote speaker.
Dalam paparannya, Fajar Riza mengulas keterkaitan antara Kepribadian Muhammadiyah dan visi pendidikan.
Menurutnya, perkembangan zaman menghadirkan tantangan yang semakin beragam sehingga dunia pendidikan membutuhkan peran aktif berbagai elemen masyarakat.
Muhammadiyah, dengan sejarah panjangnya di bidang pendidikan, diharapkan terus mengambil bagian dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Pesan tersebut, menjadi pengingat bahwa gerakan pendidikan tidak hanya berbicara tentang sekolah dan ruang kelas, tetapi juga tentang pembentukan karakter serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Muhammadiyah Ingatkan Cara Membantu Korban Bencana
Memasuki bagian utama kajian, Nurfajri Romadhon, Asisten Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, membahas Kepribadian Muhammadiyah poin ke-9.
Poin tersebut menekankan kewajiban membantu pemerintah serta membangun kerja sama dengan berbagai kelompok untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan diridai Allah SWT.
Dalam pemaparannya, Nurfajri juga mengajak masyarakat lebih kritis terhadap sejumlah informasi yang berkembang mengenai penanganan bencana.
Baca Juga: Abu Vulkanik Mengancam, NPCI Kabupaten Bogor Minta Atlet tak Paksa Latihan Saat Udara Berdebu
Ia meluruskan tiga anggapan yang dinilai keliru. Pertama, anggapan bahwa seseorang harus memiliki kekayaan terlebih dahulu agar dapat membantu.
Menurutnya, Al-Qur'an Surah Ali Imran ayat 134 justru menekankan keutamaan berinfak dalam kondisi lapang maupun sempit.
"Kedua, anggapan bahwa setiap bencana semata-mata merupakan azab," tuturnya.
Nurfajri menjelaskan bahwa musibah dapat memiliki makna yang berbeda, termasuk sebagai ujian dan bahkan rahmat.
Ketiga, bantuan kepada korban bencana tidak selalu harus berupa uang.
Tenaga, keahlian, waktu, maupun pemikiran juga merupakan bentuk kontribusi yang penting dalam proses penanganan bencana.
Delapan Cabang dan Ranting Resmi Dilantik
Rangkaian Pengajian Daerah PDM Kabupaten Bogor, kemudian ditutup dengan agenda pelantikan sejumlah kepengurusan baru di tingkat cabang dan ranting.
Pengurus yang dilantik terdiri dari PCM Cibungbulang, PRM Cimanggu 1, PRM Cibatok 1, PRM Cemplang, PRM Gunung Bunder, PRM Cimande, PRM Cihowe, dan PRM Bojong Indah 1.
Pelantikan tersebut menjadi bagian penting dari proses regenerasi organisasi Muhammadiyah di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Anak Krakatau Berstatus Siaga Level III, Ini Penjelasan Lengkap 4 Tingkatan Status Gunung Api
Kehadiran pengurus baru di tingkat cabang dan ranting diharapkan semakin memperkuat gerakan dakwah, pendidikan, sosial, serta pelayanan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
Bagi PDM Kabupaten Bogor, rangkaian kegiatan di Ciseeng ini bukan hanya menjadi forum silaturahmi.
Lebih dari itu, pertemuan tersebut mempertemukan gagasan, memperkuat kolaborasi, dan meneguhkan kembali komitmen Muhammadiyah untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti