RADAR BOGOR – Rencana aksi tawuran yang diduga melibatkan sekelompok pelajar berhasil dicegah jajaran Polsek Gunung Putri.
Lima pelajar diamankan petugas saat melakukan patroli di sekitar Jalan Raya Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin 7 September 2026.
Pengamanan tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan sejumlah pelajar yang diduga akan terlibat aksi tawuran di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Gunung Putri segera melakukan patroli dan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik berkumpulnya para pelajar.
Lima Pelajar Diamankan Sebelum Tawuran
Kapolsek Gunung Putri Kompol Hillal Adi Imawan menjelaskan, respons cepat petugas bersama kepedulian masyarakat berhasil mencegah aksi tersebut sebelum terjadi.
Lima pelajar yang diamankan masing-masing berinisial F (17), S (14), RS (14), R (15), dan M (13).
Baca Juga: 6 Siswa MTs Ash Shoheh Citeureup Ikuti OMI Kabupaten Bogor, Siap Asah Prestasi Akademik
Dalam proses pengamanan, polisi juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rencana tawuran.
Barang tersebut berupa satu buah golok, satu unit telepon genggam (HP), serta dua unit sepeda motor.
Pelajar Dibawa ke Polsek Gunung Putri
Setelah diamankan, kelima pelajar tersebut langsung dibawa ke Mako Polsek Gunung Putri.
Mereka menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh petugas. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami informasi terkait dugaan rencana aksi tawuran yang hendak dilakukan.
Polisi juga terus melakukan upaya pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama yang melibatkan pelajar.
Polisi Tingkatkan Patroli
Kompol Hillal menegaskan bahwa jajaran Polsek Gunung Putri akan meningkatkan kegiatan patroli, khususnya dalam merespons laporan warga mengenai potensi gangguan kamtibmas.
Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mencegah aksi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.
Karena itu, orang tua dan pihak sekolah juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas para pelajar.
Edukasi mengenai bahaya tawuran perlu terus diberikan agar anak-anak tidak mudah terpengaruh untuk ikut dalam aksi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Baca Juga: Drummer Panci Marissa Sutanto Meriahkan CFD Tangsel dengan Musik dari Barang Bekas
Kompol Hillal mengingatkan agar para pelajar tidak mempertaruhkan masa depan hanya karena mengikuti ajakan atau pergaulan yang berujung pada aksi kekerasan.
Ia juga meminta masyarakat di Kecamatan Gunung Putri segera menyampaikan informasi kepada polisi apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Dengan adanya sinergi antara polisi, masyarakat, orang tua, dan sekolah, potensi tawuran pelajar di wilayah Gunung Putri diharapkan dapat dicegah sejak dini. (Cr1)
Editor : Yosep Awaludin