RADAR BOGOR - Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) RI Diaz Hendropriyono meninjau kebakaran lahan yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Dalam kunjungannya, Wamen LH tersebut mengapresiasi tanggap cepat Pemkab dan Pemkot Bogor dalam melakukan penanganan seraya mengingatkan peristiwa serupa tidak terulang kembali.
"Hari ini kami datang ke TPA Galuga ini untuk berkoordinasi, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Sekda Kabupaten Bogor kepala dinas masing-masing daerah termasuk DPRD untuk mencari solusi untuk penanganan kebakaran TPA Galuga ini," ujar Diaz kepada wartawan Selasa, 8 September 2026.
Dari pemantauannya, Diaz menyampaikan jika kebakaran yang terjadi di area TPAS Galuga tidak bisa ditangani oleh satu pihak atau instansi saja.
Baca Juga: Imbas Kebakaran TPA Galuga, 92 Truk Sampah Padati UPT DLH Wilayah I Cibinong Bogor
Sehingga, pemerintah pusat dalam hal ini KLH turut hadir menawarkan bantuan yang diperlukan di lapangan.
"Tadi kita sudah lihat juga penenangannya sudah lumayan cepat dari kota dan juga dari kabupaten. Saya apresiasi juga ini pada kedua kepala daerah dan kadis LH yang sudah membantu menangani kebakaran ini," tutur Diaz.
Meski demikian, Wamen LH itu meminta kerja sama dari pemerintah daerah agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Pihaknya sendiri, sambung Diaz, telah melayangkan surat edaran kepada seluruh pemerintah daerah dalam mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di masa El Nino ini.
Termasuk langkah-langkah pemerintah daerah dalam mencegah kebakaran di masing-masing TPA.
"Di SE itu disebutkan bahwa di TPA ini harus ada pembasahan yang dilakukan secara berkala, terus kemudia patroli dan lain sebagainya," tegas Diaz.
Nantinya, KLH juga akan berkoordinasi dengan semua daerah agar 522 TPA yang ada, tidak mengalami kebakaran seperti yang terjadi di TPAS Galuga.
Menurut Diaz, setiap pemerintah daerah terus dipantau untuk menjalani perintah di dalam SE tersebut.
"Tujuannya sebenarnya bukan untuk mem-punish atau untuk hanya tentunya bukan untuk sekadar menyuruh-nyuruh saja, tetapi ini untuk kebaikan kita bersama supaya kita bisa menjaga TPA ini tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti sekarang," tandasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati