RADAR BOGOR - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusantara Bogor menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Mereka membawa 4 tuntutan dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Bogor.
Koordinator aksi, Muhammad Yusuf mengatakan bahwa, aksi demo ini untuk menyampaikan aspirasi terhadap Pemkab Bogor terkait kasus dugaan korupsi.
"Namun kita belum ketemu dengan pimpinan daerah, Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekda," katanya, Selasa, 8 September 2026.
Dalam aksi demonstrasi kali ini, kata dia, GMNI Nusantara Bogor membawa empat tuntutan untuk Pemkab Bogor.
Baca Juga: Pembelajaran Jarak Jauh di Kota Bogor Berakhir, Siswa Kembali Tatap Muka
Pertama, mendesak Bupati, Wakil Bupati serta Sekda bertanggungjawab atas persoalan yang terjadi terkait dugaan korupsi di Kabupaten Bogor.
Kemudian, ia juga meminta DPRD Kabupaten Bogor agar transparansi terhadap anggaran pokok pikiran (Pokir).
"Keempat kita mendesak APH untuk segera menyelesaikan dan memeriksa seluruh OPD untuk dilakukan pemeriksaan yang berkolerasi adanya dugaan tindak pidana korupsi yang Bappenda, BKPSDM dan juga pengusutan barang dan jasa," terangnya.
Dengan aspirasi tuntutan yang disampaikan itu, ia berharap bisa didengar oleh para pimpinan Bumi Tegar Beriman.
"Mudah-mudahan suara yang kita aspirasi kan hari ini dapat didengar oleh pimpinan daerah dan menadi langkah konstruktif bagi kebijakan-kebijakan untuk Pemda," pungkasnya. (abl)
Editor : Eka Rahmawati