RADAR BOGOR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor mengoperasikan dapur umum untuk mendukung petugas dan relawan yang masih berjibaku menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.
Dapur umum tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan konsumsi para petugas dan relawan di TPA Galuga Bogor tetap terpenuhi selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
Kepala Dapur Umum Dinsos Kabupaten Bogor, Suhandri, mengatakan pihaknya menyediakan makanan sebanyak tiga kali sehari bagi personel dari berbagai unsur yang bertugas di TPA Galuga.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Prodi Doktor Hukum Unpak Bogor Langsung Diserbu Pendaftar hingga Kuota Penuh
“Untuk mendukung para petugas dan relawan yang bertugas di lapangan, Dinas Sosial menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi mereka selama proses penanganan kebakaran berlangsung,” ujar Suhandri, Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, layanan konsumsi tersebut diperuntukkan bagi sejumlah unsur yang terlibat langsung dalam penanganan kebakaran. Di antaranya personel Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PMI, tim kesehatan, hingga relawan.
Selain makanan siap santap, Dinsos juga menyediakan dapur hangat dan dapur dingin untuk menunjang kebutuhan konsumsi selama petugas menjalankan tugas di lapangan.
Baca Juga: Viral Dugaan Intimidasi di Citeureup Bogor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Warga Tak Takut
Suhandri menyebut keberadaan dapur umum menjadi salah satu bentuk dukungan Pemkab Bogor kepada seluruh personel yang bekerja menangani kebakaran TPA Galuga.
Dukungan konsumsi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stamina dan kondisi petugas maupun relawan, mengingat proses penanganan kebakaran membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
“Dapur umum akan terus bertugas sampai proses pemadaman selesai dan selama masih ada petugas maupun relawan yang membutuhkan dukungan konsumsi di lokasi,” katanya.
Baca Juga: DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026, Investasi Berkelanjutan Makin Diperkuat
Ia menambahkan, penanganan kebakaran TPA Galuga dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Damkar, BPBD, DLH, PMI, Dinas Kesehatan, relawan, hingga pihak terkait lainnya.
Kolaborasi lintas instansi tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kondisi di lapangan.
“Ini merupakan kerja bersama, semangat gotong royong dari seluruh unsur sangat penting dalam mendukung proses penanganan di TPA Galuga,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga