RADAR BOGOR – Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan LAZ Rabbani melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) 2026.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni menggelar pelatihan penyusunan business plan bagi penerima manfaat.
Pelatihan tersebut berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu 9 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pendampingan agar program pemberdayaan ekonomi dapat dirancang secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Kepala KUA Bogor Utara, Asep Lukman Hakim, S.Ag., M.E.I., menyampaikan bahwa kemampuan menyusun rencana bisnis menjadi salah satu fondasi penting dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.
Menurut Asep, penyusunan business plan yang dilakukan secara terstruktur bersama tim LAZ Rabbani diharapkan mampu membuat pelaksanaan program pemberdayaan di KUA Bogor Utara semakin efektif.
Baca Juga: Ada Saldo Masuk Lagi ke KKS! Cek Bansos PKH BPNT Validasi September
Selain itu, perencanaan yang matang juga dinilai dapat meningkatkan transparansi sekaligus memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) yang dijalankan LAZ Rabbani merupakan program strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Program tersebut memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif.
Berbasis KUA dan Kampung Zakat
Salah satu fokus PEU LAZ Rabbani dilakukan melalui pendekatan berbasis KUA dan Kampung Zakat.
Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama RI untuk memperkuat peran titik layanan keagamaan sekaligus menjadi wadah pemberdayaan masyarakat di tingkat komunitas.
Melalui pendekatan tersebut, potensi ekonomi masyarakat diharapkan dapat dipetakan dan dikembangkan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan di masing-masing wilayah.
Kembangkan Sektor Agromaritim
Selain berbasis KUA dan Kampung Zakat, Program PEU LAZ Rabbani juga memiliki fokus pada pengembangan sektor agromaritim.
Kolaborasi ini diarahkan untuk membuka peluang pengembangan usaha masyarakat melalui sektor ekonomi yang memiliki potensi produktif dan berkelanjutan.
Dorong Mustahik Menjadi Muzaki
Pemberdayaan UMKM juga menjadi bagian penting dalam program PEU LAZ Rabbani.
Baca Juga: SKTP Juli 2026 Belum Terbit Pada Info GTK? Ternyata Ini Penyebabnya
Pendekatan yang digunakan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas penerima manfaat agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri.
Salah satu tujuan utama program ini adalah mendorong perubahan status penerima zakat atau mustahik agar ke depan mampu menjadi muzaki, yakni masyarakat yang dapat menunaikan zakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan usaha serta pemberian bantuan produktif.
Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi jangka panjang sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Pelatihan penyusunan business plan di KUA Bogor Utara menjadi salah satu tahapan awal dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Perencanaan usaha yang baik diharapkan dapat membantu penerima manfaat mengelola potensi yang dimiliki menjadi kegiatan ekonomi yang lebih terukur dan berkelanjutan. (***)
Editor : Yosep Awaludin