Apel Gabungan Penanganan Kebakaran TPA Galuga Bogor, Petugas Fokus Pemadaman di Sisi Utara

Septi Nulawam Harahap • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 17:59 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto kembali turun langsung ke TPA Galuga, Kamis, 10 September /2026. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Bupati Bogor Rudy Susmanto kembali turun langsung ke TPA Galuga, Kamis, 10 September 2026. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Proses pemadaman kebakaran di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor memasuki hari ketiga.

Meski api relatif tidak terlihat, tetapi asap masih membumbung tinggi menutup area sisi utara TPA Galuga.

Pada Kamis, 10 September 2026 siang, unsur Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Pemerintah Kabupaten Bogor, dan Pemerintah Kota Bogor melaksanakan Apel Gabungan Penanganan Kebakaran TPA Galuga, Cibungbulang.

Baca Juga: Angkot Baru Lintas Daerah Berkeliaran Tanpa Izin, Dishub Kota Bogor Jaring Puluhan Kendaraan

Tampak hadir Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jari Ade, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, jajaran DPRD Kabupaten Bogor, dan Kepala Dinas Pemerintah Kota/Kabupaten Bogor serta unsur masyarakat.

Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Bogor Yudi Santosa dalam arahannya mengatakan, kebakaran yang terjadi di kawasan TPAS Galuga bukan merupakan peristiwa biasa. Sebab, kebakaran berlangsung lebih dari 12 jam.

"Ketika api sudah muncul selama 12 jam, maka di dalamnya terjadi bara. Ini yang harus kita sikapi sekarang," ujar Yudi.

Oleh karenanya, petugas dibantu oleh masyarakat ditugaskan membantu memadamkan asap yang masih terlihat secara manual.

Menurut Yudi, asap-asap yang masih terlihat di area kebakaran masih berpotensi memunculkan api kembali, sehingga petugas harus memastikan hingga asap benar-benar hilang.

"Nanti untuk armada berat, beko, dozer, semuanya turun ke titik-titik api yang terpantau berada di tengah-tengah lokasi TPA Galuga," jelasnya.

Sementara unit-unit mobil pemadam kebakaran lebih banyak difokuskan di sisi utara TPAS Galuga, yang masih berpotensi adanya penyebaran api.

Khusus untuk lokasi yang paling ujung, atau yang tidak terakses oleh alat pemadaman, sambung Yudi, petugas diminta untuk membuat semacam parit untuk mencegah penyebaran api.

Yudi menegaskan meski hanya asap, bukan berarti kebakaran telah padam. Karena dibalik tumpukan sampah atau material yang terbakar masih dimungkinkan terdapat api.

"Kalau misalnya yang utara tidak bisa diselesaikan, otomatis akan tetap menyebar ke selatan. Jadi mohon kita semua sama-sama untuk menangani di wilayah utara," tukasnya.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
bogor tpa galuga kebakaran