RADAR BOGOR - Pemulung sampah panik menyelamatkan diri dari kobaran api dalam kebakaran yang kembali terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Cibungbulang.
Mereka menyempatkan diri membawa sampah hasil pemilihan dari area yang dekat dengan titik api.
Sebelumnya, api dan asap pekat kembali muncul di area TPA Galuga pada Jumat, 11 September 2026 sekira pukul 15.40 WIB.
Upaya pemadaman petugas gabungan telah sampai pada pendinginan sejak awal kebakaran yang terjadi pada Senin, 7 September 2026 lalu.
Suntana, salah seorang pemulung mengaku panik saat melihat kobaran api muncul dari sisi selatan TPAS Galuga.
"Kemarin mah tidak sampai sini, sekarang merembet ke area TPA aktif," ungkapnya kepada Radar Bogor.
Baca Juga: Cegah Kecurangan Takaran BBM Terulang, Hiswana Migas Bogor Sebut Sistem Pengawasan Kini Makin Ketat
Embusan angin membuat api terus menjalar ke sisi barat TPA Galuga, bahkan sejumlah lapak pemulung juga turut dilahap si jago merah.
Selain upaya pemadaman menggunakan air, petugas juga menerjunkan sejumlah alat berat untuk menutup area-area terdampak kebakaran.
Hingga Jumat, 11 September 2026 petang, api dan asap pekat masih terlihat muncul dari area sisi barat TPAS Galuga.
Menurut Suntana, dampak kebakaran tersebut juga menyentuh perekonomian warga yang berprofesi sebagai pemulung.
"Kegiatan kita juga terganggu, tapi namanya musibah, alam, siapa yang tahu, saya berharap cepat turun hujan," harapnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati