Ribuan Nasi Bungkus Disediakan Pemkab Bogor untuk Petugas dan Relawan Kebakaran TPA Galuga

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 15:59 WIB
Api dan kepulan asap kembali muncul di TPA Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor Jumat, 11 September 2026 sekitar pukul 15.40 WIB. (Septi N/Radar Bogor)
Api dan kepulan asap muncul di TPA Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. (Septi N/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat dukungan bagi petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana), pemerintah daerah menyediakan kebutuhan konsumsi bagi personel yang berada di TPA Galuga. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan dengan mengoperasikan Dapur Umum Tagana Dinsos Kabupaten Bogor.

Fasilitas dapur umum tersebut mulai beroperasi pada Selasa, 8 September 2026. Hingga Sabtu, 12 September 2026, pelayanan konsumsi masih terus dilakukan untuk mendukung petugas maupun relawan yang bekerja dalam proses pemadaman dan penanganan kebakaran.

Koordinator Dapur Umum Tagana Dinsos Kabupaten Bogor, Suhardi, menjelaskan bahwa pembukaan dapur umum merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor melalui Kepala Dinsos Kabupaten Bogor. Langkah itu ditujukan untuk membantu seluruh unsur yang terlibat agar kebutuhan dasar selama bertugas di lapangan tetap terpenuhi.

Sejak pertama kali beroperasi hingga 12 September 2026, dapur umum tersebut telah mendistribusikan sekitar 4.000 paket nasi kepada petugas dan relawan yang berada di area penanganan kebakaran TPAS Galuga.

“Sejak 8 September kami telah mendistribusikan kurang lebih 4.000 nasi bungkus untuk para petugas dan relawan yang berjibaku dalam pemadaman kebakaran di TPAS Galuga,” ujar Suhardi dalam keterangannya di laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor.

Selain makanan, dukungan konsumsi juga diberikan melalui pengoperasian dapur hangat dan dapur dingin. Keduanya digunakan untuk menyiapkan berbagai kebutuhan minuman bagi personel di lapangan. Hingga saat ini, sekitar 1.200 cangkir kopi telah disediakan dan dibagikan kepada petugas serta relawan.

Suhardi menyampaikan bahwa keberadaan dapur umum menjadi bagian penting dari upaya Pemkab Bogor dalam menjaga stamina personel selama proses penanganan berlangsung.

Mengingat penanganan kebakaran membutuhkan waktu, tenaga, dan konsentrasi yang besar, ketersediaan makanan serta minuman menjadi salah satu bentuk dukungan yang perlu dijaga secara berkelanjutan.

Dinsos Kabupaten Bogor bersama Tagana pun memastikan pelayanan konsumsi tetap berjalan selama petugas dan relawan masih menjalankan tugas di lokasi kebakaran.

Pemkab Bogor berharap penanganan kebakaran di TPAS Galuga dapat segera dituntaskan sehingga situasi kembali aman. Pemerintah daerah juga mendorong agar pengelolaan TPAS Galuga ke depan dapat dilakukan secara lebih baik dengan memperhatikan aspek keamanan bagi masyarakat maupun seluruh pihak yang bekerja di kawasan tersebut.

Dukungan melalui dapur umum tersebut sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dalam penanganan bencana. Upaya pemerintah daerah tidak hanya diarahkan pada proses pemadaman api, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar para petugas dan relawan yang berada di garis depan selama penanganan berlangsung.

Editor : Eka Rahmawati
bogor tpa galuga kebakaran