RADAR BOGOR - Api masih muncul di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga. Berbagai upaya pemadaman hingga kini terus dilakukan.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan banyak pihak yang sudah ikut berkontribusi untuk menyelesaikan insiden kebakaran Galuga.
“Terima kasih Bupati Bogor kemudian juga Walikota Depok termasuk juga rektor IPB dan teman-teman dari potensi penanggulangan bencana,” terang Dedie.
Teranyar tim ahli dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dikabarkan ikut turun tangan. Mereka akan turut meninjau situasi dan kondisi yang terjadi.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Dapat Tunjangan Apa Saja? Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Salah Informasi
“Ya hari ini insya Allah dari Kemenhut, mengirimkan 10 ahli penanggulangan kebakaran tanah gambut dengan metode-metode khusus,” ujar Dedie.
Mereka diharap Dedie mampu menemukan cara yang efektif dalam menanggulangi kebakaran di TPAS Galuga yang hingga kini belum mampu ditaklukan.
“Pengetahuan kita mungkin terbatas. Sampah diaduk kemudian disiram, belum tentu metode yang tepat, mudah mudahan dari Kemenhut membantu,” jelas Dedie.
Pemkot Bogor pun masih terus berupaya untuk melakukan langkah berupa modifikasi cuaca. Dedie telah menjalin komunikasi dengan BRIN, hingga BNPB.
“Sedang dibicarakan syarat-syaratnya, tapi kebakaran kan terjadi juga di Kalimantan, Sumatera, jadi memang seluruh potensi hari ini masih bekerja,” ucap Dedie.
Hingga saat ini Dedie mencatat kebakaran sudah menghanguskan 7 hektare lahan di TPAS Galuga. Ini merupakan lahan yang dikelola Pemkot dan Pemkab Bogor.
“Keliatannya sih masih ada sampai semalam masih, makanya ya kita bermunajat memohon mudah-mudahan Allah turunkan hujan di Galuga,” pungkasnya. (bay)
Editor : Eka Rahmawati