RADAR BOGOR – Sebanyak 150 bikers dari berbagai daerah di Indonesia hingga Malaysia ambil bagian dalam International Classic Bike Race 2026 yang digelar Bikers Brotherhood MC (BBMC) Indonesia di Sentul International Karting Circuit, 12-13 September 2026.
Ajang balap motor klasik ini tidak hanya menghadirkan persaingan di lintasan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan antarkomunitas pecinta motor tua.
Para peserta berkesempatan menikmati atmosfer balap klasik dengan hadiah uang tunai total puluhan juta rupiah dan satu unit motor klasik Eropa.
Ketua Steering Committee (SC) International Classic Bike Race 2026, Iqbal R. Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan BBMC Indonesia.
Event ini dirancang untuk mempertemukan para pemilik dan penggemar motor klasik dari berbagai negara dan komunitas.
Menurut Iqbal, balapan ini memiliki tujuan yang lebih luas dibandingkan sekadar mengejar kemenangan.
Baca Juga: Pantai Pulau Putri Karawang, Wisata Pantai Murah Meriah dengan Deretan Warung Kuliner
Ajang tersebut menjadi sarana silaturahmi bagi komunitas motor klasik dari Eropa, Inggris, Jepang, hingga berbagai jenis motor tua lainnya.
“International Classic Bike Race ini bukan hanya soal balapan. Kami ingin membangun persaudaraan di antara para pencinta motor klasik, baik dari Eropa, Inggris, Jepang, maupun komunitas lainnya yang memiliki motor dengan tahun produksi klasik,” kata Iqbal.
Ia menyebut, jumlah peserta yang terdata mencapai 150 orang. Mereka datang dari sejumlah daerah, seperti Surabaya, Jakarta, dan wilayah lainnya di Indonesia. Bahkan, terdapat satu peserta yang datang dari Malaysia.
Untuk mengakomodasi beragam jenis motor, panitia membagi perlombaan ke dalam 27 kelas.
Kategori tersebut meliputi motor klasik Eropa 2-tak dan 4-tak, motor Jepang 2-tak dan 4-tak, motor klasik Amerika 4-tak, Vespa, serta kelas lainnya.
“Pesertanya berasal dari banyak klub. Selama memiliki motor dengan tahun produksi vintage atau tua, mereka dapat mengikuti balapan ini. Tahun motor menjadi salah satu ketentuan utama dalam perlombaan,” ungkapnya.
International Classic Bike Race Jadi Ajang Nostalgia
Iqbal mengatakan, pelaksanaan International Classic Bike Race 2026 juga membawa nuansa nostalgia bagi BBMC Indonesia. Sebab, kegiatan balap motor klasik tersebut pernah digelar di Sirkuit Sentul pada 2011.
Setelah sekitar 15 tahun berlalu, BBMC Indonesia kembali menghidupkan atmosfer balap klasik di lokasi yang sama.
“Dulu kami memang menggelar balap sejak tahun 2000. Namun, terakhir kali kami tampil di Sentul pada 2011. Jadi, event tahun 2026 ini terasa seperti kembali bernostalgia dengan suasana balap yang pernah kami jalani 15 tahun lalu,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) International Classic Bike Race 2026, Bayu Pradana, mengatakan gelaran balap BBMC Indonesia sebelumnya berlangsung pada 2024 di Brigif, Bandung.
Baca Juga: Hari Kedelapan Kebakaran TPAS Galuga Bogor, Area Terbakar Tinggal 1,4 Hektare
Menurutnya, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pecinta motor klasik. Antusiasme yang tinggi menjadi salah satu alasan BBMC Indonesia kembali menggelar event serupa dengan skala yang lebih besar.
“Balapan ini memiliki karakter yang berbeda dari perlombaan motor pada umumnya. Motor klasik menjadi daya tarik tersendiri, karena para pemiliknya memiliki hobi dan kecintaan yang luar biasa terhadap kendaraan tua,” ujar Bayu.
Ia menjelaskan, para peserta tidak hanya ingin memamerkan atau merawat motor klasiknya. Mereka juga ingin merasakan pengalaman mengendarai kendaraan tersebut di lintasan sirkuit.
Bayu menilai, motor klasik memiliki nilai budaya yang perlu dijaga. Karena itu, ajang ini tidak semata-mata mengejar kecepatan, tetapi juga menjadi cara untuk mewariskan kecintaan terhadap kendaraan klasik kepada generasi berikutnya.
“Motor-motor klasik ini memiliki nilai sejarah dan budaya. Kami melihatnya bukan seperti balapan motor modern pada umumnya, melainkan sebagai bentuk menjaga dan mewariskan keklasikan yang ada pada kendaraan tersebut,” tuturnya.
BBMC Indonesia Perkuat Silaturahmi Komunitas Motor Klasik
Bayu menambahkan, International Classic Bike Race merupakan agenda tahunan yang diharapkan dapat mempererat hubungan BBMC Indonesia dengan klub-klub motor lainnya.
Melalui event tersebut, para penggemar motor klasik dapat bertemu, bertukar pengalaman, serta saling berbagi informasi seputar hobi yang mereka geluti.
“Setiap tahun kami ingin menyediakan wadah untuk bertemu dan memperkuat silaturahmi. Selain bertukar pikiran, ada juga kegiatan bertukar sparepart dan pengalaman. Ini menjadi hobi yang luar biasa dan kami berharap antusiasmenya terus tumbuh setiap tahun,” jelas Bayu.
Gandeng IMI dan Sentul, Balap Motor Klasik Diarahkan ke Sirkuit
Pembina Dewan Adat BBMC Indonesia, Irjen Pol (Purn./Akt.) Dr. R.C. Gumay, menerangkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum berkumpulnya para pencinta motor balap tua dari berbagai daerah.
Dalam penyelenggaraannya, BBMC Indonesia berkolaborasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Direktur Sentul Sirkuit, Ananda Mikola.
Baca Juga: Pastikan Api di TPAS Galuga Padam, Bupati Bogor Rudy Susmanto Turun Langsung Tengah Malam
Gumay menyampaikan apresiasi atas dukungan Ananda Mikola yang telah memberikan ruang bagi pelaksanaan event tersebut.
Ia berharap kegiatan balap motor klasik dapat digelar lebih rutin, bahkan dua hingga tiga kali dalam setahun.
“Kami mendapatkan dukungan besar dari Ananda Mikola sehingga event ini bisa terlaksana di Sentul. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan dua atau tiga kali setahun agar seluruh teman-teman yang memiliki motor klasik di Indonesia punya wadah untuk berkumpul,” kata Gumay.
Ia menambahkan, penyelenggaraan balap di sirkuit juga menjadi langkah untuk menyalurkan kegemaran balap para pemilik motor klasik ke tempat yang lebih tepat.
Menurutnya, hobi dan gairah balap yang dimiliki para bikers dapat disalurkan melalui lintasan resmi, bukan di jalan raya.
“Kami ingin menyalurkan gairah balap mereka ke sirkuit. Dengan begitu, hobi ini bisa dijalankan di tempat yang tepat. Kami akan terus membangun kerja sama dengan berbagai komunitas motor di Indonesia,” tegasnya.
Pendiri BBMC Harap Event Terus Berlanjut
Salah satu pendiri BBMC Indonesia, Ramlan SS, menilai International Classic Bike Race 2026 menjadi event yang menarik karena mengangkat tema balap motor klasik internasional.
Ia menyebut, pelaksanaan tahun ini di Sentul merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sebelumnya digelar di Brigif, Bandung pada tahun lalu.
Ramlan mengaku terkesan dengan antusiasme peserta dan suasana perlombaan. Menurutnya, berbagai jenis motor klasik tampil di lintasan, mulai dari motor yang memiliki performa tinggi hingga motor berkapasitas mesin 50 cc.
Baca Juga: Villa Thor Sibohi Sentul, Villa Bernuansa Hutan Alam Hanya 40 Menit dari Jakarta
“Event ini sangat menarik. Saya melihat antusiasme peserta begitu seru, karena motor klasik yang tampil sangat beragam. Ada yang memiliki kecepatan tinggi, tetapi ada juga motor dengan kapasitas 50 cc,” paparnya.
Ramlan berharap International Classic Bike Race dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Ia juga berharap jumlah peserta semakin bertambah, termasuk dari komunitas internasional.
“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan setahun sekali. Mudah-mudahan tahun depan penyelenggaraannya semakin baik, peserta lebih banyak, dan bikers dari luar negeri juga semakin ramai ikut ambil bagian,” pungkasnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin