Pj Kades Cikuda Bogor Punya Target Khusus 6 Bulan

Muhammad Nasir Arbain • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 10:41 WIB
Camat Parungpanjang Chairuka Judhyanto melantik Antoni Subrata sebagai Pj Kepala Desa Cikuda.
Camat Parungpanjang Chairuka Judhyanto melantik Antoni Subrata sebagai Pj Kepala Desa Cikuda.

RADAR BOGOR - Antoni Subrata resmi dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Cikuda, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. 

Usai dilantik pada Senin, 14 September 2026, Antoni langsung menyampaikan sejumlah target yang akan menjadi fokusnya selama menjalankan tugas.

Masa jabatan yang relatif singkat, membuat Antoni memilih untuk tidak membuat gebrakan program baru. 

Baca Juga: Pintu Masuk Stasiun Bogor di Jalan Mayor Oking Ditutup, Ini Akses yang Bisa Digunakan

Ia akan melanjutkan roda pemerintahan desa sesuai perencanaan yang telah disusun sebelumnya.

Namun, ada satu pekerjaan yang menurutnya menjadi prioritas, yakni memastikan proses pemilihan Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (PAW) Cikuda berjalan sukses hingga menghasilkan kepala desa definitif.

Fokus Mengawal Pemilihan Kepala Desa PAW

Antoni mengatakan, dirinya mendapat tugas untuk melanjutkan tata kelola pemerintahan Desa Cikuda sekaligus mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa PAW.

“Insyaallah tugas pertama saya melanjutkan tata kelola pemerintahan yang tersisa, mungkin sekitar tiga bulan sampai Desember. Kemudian yang kedua, ini yang paling pokok, saya ingin menyukseskan pemilihan Kades PAW,” kata Antoni usai pelantikan.

Ia berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan sesuai jadwal. Dengan masa tugas sekitar enam bulan, Antoni menargetkan proses tersebut dapat menghasilkan kepala desa definitif dari mekanisme PAW.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan dan sesuai dengan jadwal. Selama saya enam bulan, mudah-mudahan sudah terbentuk kepala desa hasil PAW,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Selain mengawal proses PAW, Antoni memastikan pemerintahan desa tetap berjalan sebagaimana mestinya. Program yang sudah dirancang pemerintahan sebelumnya akan menjadi acuan selama ia menjabat.

Tak Ingin Ubah Program yang Sudah Direncanakan

Menurut Antoni, dirinya tidak ingin mengubah program yang telah tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pemerintahan sekaligus menghindari munculnya persoalan baru.

Baca Juga: KUR Mikro BRI Bantu Petani Merauke Perluas Lahan Padi dari 1 Jadi 3 Hektare

“Kalau program, kita mengikuti alur apa yang sudah direncanakan kepala desa terdahulu yang dituangkan dalam RKPDes untuk satu tahun. Kita tidak boleh melenceng dari apa yang telah dicantumkan dalam RKPDes,” jelasnya.

Antoni menilai perubahan program secara mendadak justru berpotensi menimbulkan konflik.

Karena itu, ia memilih untuk menjalankan program yang sudah ada dan memastikan pemerintahan tetap berjalan dengan baik.

“Kita tidak usah mengubah. Kita mengikuti. Takutnya kalau kita mengubah nanti malah timbul konflik. Jadi kita sebagai air, mengikuti alur. Yang penting semuanya sukses,” tuturnya.

Kepercayaan untuk memimpin Desa Cikuda juga memiliki arti tersendiri bagi Antoni. Ia mengaku masih memiliki hubungan keluarga dengan wilayah tersebut.

“Lagipula tadi sudah diterangkan di awal, saya ini masih ada keturunan darah dari Cikuda,” katanya.

Bukan Kali Pertama Antoni Jadi Pj Kades

Pengalaman Antoni di pemerintahan desa juga menjadi bekal dalam menjalankan tugas barunya.

Sebelum menjabat sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Parungpanjang, ia telah menghabiskan belasan tahun bekerja di pemerintahan desa.

Antoni tercatat pernah menjalankan tugas sebagai sekretaris desa selama beberapa periode.

Pengalaman tersebut membuatnya cukup memahami dinamika pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.

“Sebelum menjadi Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Parungpanjang, saya 19 tahun di desa. Saya menjadi Sekdes tiga periode dengan tiga pimpinan lurah yang berbeda,” ungkapnya.

Ia juga pernah mengabdi di Desa Lumpang selama 18 tahun sebagai Sekretaris Desa dan satu tahun sebagai Pj Kepala Desa.

“Di Desa Lumpang 18 tahun sebagai Sekdes, satu tahun Pj Kades. Jadi Pj Kades ini yang kedua kali,” kata Antoni.

Camat: Pelayanan Masyarakat Tetap Jadi Prioritas

Sementara itu, Camat Parungpanjang, Chairuka Judhyanto mengatakan, pelantikan Antoni dilakukan untuk mengisi posisi Penjabat Kepala Desa Cikuda selama kurang lebih enam bulan.

Menurutnya, salah satu tugas utama Antoni adalah memastikan seluruh proses pemilihan kepala desa PAW dapat terlaksana dengan baik hingga menghasilkan kepala desa definitif.

“Yang utama adalah menyukseskan PAW Kepala Desa. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan secepatnya,” ujar Chairuka.

Selain urusan PAW, Antoni juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan pemerintahan desa tetap berjalan, mulai dari pembangunan, kegiatan kemasyarakatan hingga pelayanan kepada warga.

“Tugas utama Pj Kades ini salah satunya adalah menyukseskan kegiatan-kegiatan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan, dan kegiatan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Chairuka berharap seluruh target tersebut dapat diselesaikan dalam masa tugas Antoni.

Dengan demikian, ketika masa jabatan Pj berakhir, Desa Cikuda sudah memiliki kepala desa definitif melalui mekanisme PAW.

“Target khususnya adalah menyukseskan PAW. Mudah-mudahan enam bulan ke depan sudah terbentuk kepala desa definitif hasil PAW,” katanya.

Ia juga menekankan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terabaikan selama proses transisi kepemimpinan desa berlangsung.

“Harapan kami, yang utama pelayanan masyarakat diutamakan, sehingga memberikan pelayanan prima,” pungkas Chairuka. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
bogor kades parungpanjang