RADAR BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto menuturkan jika baru di era Presiden RI Prabowo Subianto, Kabupaten Bogor memiliki pengelolaan sampah berteknologi modern.
Menurutnya, keberaaan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Desa Galuga, Cibungbulang, memberikan harapan bagi masa depan warga Kabupaten Bogor yang lebih baik.
"TPA Galuga berdiri tahun 1992, 34 tahun berdiri, delapan pemimpin negeri ini, baru sekarang akhirnya bangsa ini memiliki pengolahan sampah secara modern," ujar Rudy Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga: Bupati Bogor Ajak Anak Istimewa Nonton Film Bareng, Ungkap Pesan Haru
Rudy melihat banyak kebijakan serta program-program Prabowo yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
Mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat di Jasinga, hingga bantuan-bantuan infrastruktur khususnya di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Terakhir, Kabupaten Bogor juga dipilih menjadi salah satu wilayah dibangunnya PSEL Bogor Raya 1 yang mampu mengelola 1.500 hingga 2.000 ton per hari dan menghasilkan energi listrik.
"Bukan hanya pengolahan sampah berubah menjadi pengolahan sampah modern, pengolahan sampah energi listrik, dan satu tempat lagi untuk pirolisis waste-to-fuel, yang mana sampah lama diproses menjadi bahan bakar minyak oleh TNI," jelasnya.
Sehingga, lanjut Bupati Bogor dampak dari keberadaan pengelolaan sampah modern tersebut akan dirasakan dalam jangka panjang.
Bagaimana investasi yang sebelumnya enggan untuk masuk ke wilayah Galuga dan sekitarnya, mulai berubah seiring lingkungannya yang terus pulih dari pencemaran imbas TPAS Galuga
"Mungkin belum tentu dalam waktu 10-15 tahun ke depan, kita masih ada umur buat bisa melihat gunung sampah ini menjadi area yang bersih kembali, pohon tumbuh kembali, pertanian dapat bergerak secara optimal, lalu wilayah dapat berkembang secara baik," pungkasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati