Ketua DPRD Ungkap Dampak Positif Pengolahan Sampah PSEL dan Pirolisis di Cibungbulang Bogor

Abilly Muhamad • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 23:52 WIB
Peletakan batu pertama pembangunan PSEL di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis, 17 September 2026. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Peletakan batu pertama pembangunan PSEL di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis, 17 September 2026. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengungkapkan pengolahan sampah PSEL dan Pirolisis dapat mengurangi bau sampah di lingkungan masyarakat sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.

"Ini kan ada dua, Pengelohan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) ada Pirolisis, tentu sampah lama nanti akan habis, sampah baru juga akan langsung dikelola, dampaknya yang lebih pasti kepada masyarakat baunya pasti berkurang," ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, Kamis, 17 September 2026.

Tak hanya berdampak terhadap pengurangan bau sampah, Sastra juga menyebut setelah adanya pengelohan PSEL dan Pirolisis, operasional sampah di Galuga akan ikut berkurang.

Sastra mengapresiasi atas ground breaking proyek PSEL pemerintah pusat melalui Danantara di TPAS Galuga.

Baca Juga: PSEL Bogor Raya 1 Mulai Dibangun di Galuga, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

"Ini menjadi sejarah baru untuk Kabupaten Bogor telah diletakan batu pertama ground breaking PSEL, akan menjadi kebanggaan buat kita, sampah-sampah yang ada di Kabupaten dan Kota Bogor bisa dikelola di PSEL," jelasnya.

Sastra berharap dengan program pemerintah pusat ini dapat mengurangi sampah yang menjadi beban pemerintah daerah.

"Harapannya bisa mengurangi sampa-sampah yang tadinya menjadi beban buat pemerintah daerah hari ini bisa langsung dibakar dijadikan energi," ujarnya.

Selain itu, Sastra mengimbau di musim kemarau ini, masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan.

"Tentu tidak membakar sampah di lingkungannya karna hari ini kemarau panjang, gampang terbakar, kita pengen sampah dikelola dengan baik di tingkat lingkungan dulu, kalo memang tidak bisa nanti baru dibawa ke TPAS Galuga," pungkasnya. (abl)

Editor : Eka Rahmawati
bogor sampah PSEL Galuga