500 Ribu Ton Sampah Bogor Diolah Jadi Energi, Ini Targetnya

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 17:47 WIB
CIO Danantara Indonesia sekaligus CEO Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir jelaskan potensi PSEL di Bogor.
CIO Danantara Indonesia sekaligus CEO Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir jelaskan potensi PSEL di Bogor.

RADAR BOGOR - Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 disiapkan bukan sekadar untuk mengurangi tumpukan sampah. 

Proyek yang berlokasi di Galuga, Kabupaten Bogor, ini juga diarahkan untuk menghasilkan energi hijau sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

CIO Danantara Indonesia sekaligus CEO Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir mengatakan, PSEL Bogor Raya 1 dirancang dengan sejumlah target, mulai dari pengelolaan sampah, pengurangan emisi, penyediaan energi hingga penciptaan lapangan kerja.

Menurut Pandu, proyek tersebut dikembangkan dengan mengacu pada standar lingkungan European Industrial Emissions Directive (EU IED).

Baca Juga: 60 Ahli Turun Tangan di PSEL Bogor Raya 1, Danantara Ungkap Rinciannya

“PSEL Bogor Raya 1 ini dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan sampah, energi hijau, dan memberdayakan ekonomi lokal dengan mengacu pada standar lingkungan European Industrial Emissions Directive,” ujar Pandu saat berada di Galuga, Kabupaten Bogor, Kamis 17 September 2026.

Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Salah satu target utama PSEL Bogor Raya 1 adalah mengurangi beban sampah yang selama ini berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Pandu menyebut proyek tersebut diproyeksikan mampu mengolah sekitar 500 ribu ton sampah setiap tahun. 

Jumlah itu setara dengan sekitar 45 persen timbulan sampah yang dihasilkan wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Dengan kapasitas tersebut, keberadaan PSEL diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap TPA sekaligus menghadirkan pola pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi.

Tak hanya soal volume sampah, manfaat lingkungan juga menjadi bagian dari target proyek tersebut.

Emisi Sampah Ditargetkan Turun 80 Persen

Dari sisi lingkungan, PSEL Bogor Raya 1 diproyeksikan mampu menekan emisi yang berasal dari sampah di TPA hingga sekitar 80 persen.

Proyek ini juga diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon hingga 640.000 ton setara CO2 per tahun.

Angka tersebut menunjukkan bahwa pengembangan PSEL tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas pengelolaan sampah.

Energi Hijau untuk Lebih dari 100 Ribu Rumah

Sampah yang selama ini menjadi persoalan juga ditargetkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Pandu mengatakan PSEL Bogor Raya 1 nantinya diproyeksikan menghasilkan energi hijau yang mampu memasok kebutuhan listrik lebih dari 100.000 rumah di wilayah Bogor Raya.

Baca Juga: Bansos Beras 30 Kg Lanjut sampai Desember, Cek Status BLT Kesra Rp900 Ribu

“Dari sisi energi, inisiatif ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai lebih dari 100.000 rumah masyarakat Bogor Raya,” kata Pandu.

Dengan konsep tersebut, pengelolaan sampah tidak berhenti pada proses pengurangan timbulan, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan manfaat energi bagi masyarakat.

Investasi Rp2,8 Triliun dan 1.200 Lapangan Kerja

Manfaat PSEL Bogor Raya 1 juga diproyeksikan menyentuh sektor ekonomi lokal. 

Proyek ini memiliki nilai investasi sekitar Rp2,8 triliun.

Selain nilai investasi, pengembangan proyek tersebut diperkirakan dapat menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja.

Pandu menilai dampak ekonomi tersebut menjadi bagian penting dari kehadiran PSEL Bogor Raya 1. 

Artinya, proyek pengelolaan sampah ini tidak hanya berbicara mengenai lingkungan dan energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Pemotor Kecelakaan hingga Meninggal di Puncak Bogor, Diduga Ikut Aksi Balap Liar

Secara keseluruhan, PSEL Bogor Raya 1 ditargetkan menjadi salah satu solusi terintegrasi untuk persoalan sampah di Bogor Raya. Mulai dari pengurangan beban TPA, penurunan emisi, produksi energi hijau hingga penciptaan lapangan kerja menjadi bagian dari manfaat yang diproyeksikan dari proyek tersebut. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
Pandu Patria Sjahrir bogor sampah Danantara PSEL