Pendinginan Pasca Kebakaran di Kawasan TPA Galuga Bogor Digeber, Sisir Titik Api

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 23:42 WIB
Petugas melakukan pendinginan di Tempat Pembuangan Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa barat. Kamis (10/9/2026). TPAS Galuga terbakar sejak Senin (7/9) mengakibatkan 7.1 hektar kawasan terbakar hingga hari ke lima penanganan tersebut masih berlangsung. Foto : Hendi Novian / Radar Bogor
Petugas melakukan pendinginan di TPA Galuga, Kabupaten Bogor pasca kebakaran. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Petugas gabungan masih melanjutkan proses pendinginan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Penanganan dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang berpotensi masih menyimpan panas.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Irwanto, menyampaikan bahwa kegiatan pendinginan turut didukung teknologi drone thermal milik Diskominfo. Perangkat tersebut digunakan untuk mengidentifikasi titik panas yang tidak dapat terdeteksi melalui pengamatan langsung.

Menurut Irwanto, pemantauan menggunakan drone thermal membantu petugas menemukan sumber panas yang masih berada di bawah permukaan, meskipun dari luar lokasi tidak terlihat adanya asap. Hasil pemetaan titik panas tersebut kemudian menjadi acuan bagi petugas dalam menentukan area yang memerlukan penyiraman dan pendinginan segera.

Baca Juga: 500 Ribu Ton Sampah Bogor Diolah Jadi Energi, Ini Targetnya

Salah satu lokasi yang teridentifikasi berada di area P3. Setelah ditemukan titik asap di kawasan tersebut, tim Damkar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung melakukan penanganan.

Irwanto menjelaskan bahwa petugas selanjutnya mengarahkan penanganan ke titik P4 untuk melakukan pemerataan pendinginan. Ia berharap kondisi kawasan TPA Galuga tetap stabil sehingga tidak kembali muncul titik panas.

“Sekarang kita melakukan pendinginan dari titik-titik panas yang ditunjukkan oleh drone thermal, dari tampak luar kadang tidak ada asapnya, tetapi ada titik panas di bawahnya,” ujar Irwanto dalam keterangannya di laman resmi Pemerintah Kabupaten Bogor, Jumat, 18 September 2026.

Ia memastikan situasi di kawasan TPA Galuga saat ini berada dalam kondisi terkendali. Kelancaran penanganan di lapangan didukung oleh ketersediaan beko, tim water supply, dan jaringan selang yang menjangkau area penanganan.

Memasuki hari ke-12 penanganan, Irwanto menegaskan bahwa kegiatan pendinginan tetap dilaksanakan sesuai arahan Bupati Bogor. Proses tersebut akan diteruskan hingga seluruh kawasan dipastikan benar-benar dingin.

Berdasarkan arahan pimpinan, penanganan TPA Galuga direncanakan berlangsung hingga 29 September 2026.

Irwanto menyampaikan bahwa kegiatan pendinginan akan terus dilakukan sampai tidak ditemukan lagi titik panas yang berpotensi menimbulkan masalah.

Ia menambahkan, turunnya hujan akan sangat membantu proses penanganan karena air hujan dapat membasahi kawasan secara lebih merata, termasuk bagian-bagian yang sulit dijangkau petugas.

Harapan terhadap turunnya hujan juga disampaikan setelah pelaksanaan Shalat Istisqa, yang diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi tersebut.

Editor : Eka Rahmawati
bogor tpa galuga kebakaran