Benda Diduga Munisi Mortir 81 Tempela Ditemukan di Cigombong Bogor

Septi Nulawam Harahap • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 21:39 WIB
Benda diduga Munisi Mortir 81 Tempela ditemukan di Kampung Sukamanah, Desa Tugu Jaya, Cigombong, Selasa, 22 September 2026. (Dok. Camat Cigombong)
Benda diduga Munisi Mortir 81 Tempela ditemukan di Kampung Sukamanah, Desa Tugu Jaya, Cigombong, Selasa, 22 September 2026. (Dok. Camat Cigombong)

RADAR BOGOR - Warga Kampung Sukamanah, Desa Tugu Jaya, Cigombong digegerkan penemuan benda diduga Munisi Mortir 81 Tempela.

Proyektil atau bom peledak itu pertama kali ditemukan warga pekerja pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) saat menggali tanah untuk pondasi.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke aparat setempat karena khawatir membahayakan pekerja dan warga. Lokasi penemuan kemudian diamankan dan dipasang garis polisi.

Camat Cigombong R.E. Irwan Soemantri mengatakan, pihaknya bersama Forkopimcam langsung berkoordinasi dengan aparat terkait setelah mendapat laporan.

Baca Juga: Anak Kucing Terjebak dalam Kap Mesin Mobil, Dievakuasi di Depan Kantor Damkar Sentul Bogor

"Begitu mendapat informasi adanya temuan yang diduga munisi mortir, langsung kami koordinasikan dengan pihak terkait. Lokasi juga diamankan untuk memastikan masyarakat tidak mendekat," ujarnya Selasa, 22 September 2026.

Tim Detasemen Peralatan (Denpal) III/1 Bogor kemudian diterjunkan untuk mengamankan dan mengevakuasi benda tersebut sesuai prosedur. Setelah penanganan, kondisi di sekitar lokasi dinyatakan aman.

"Menurut informasi bahwa munisi itu peninggalan perang dulu," ungkap Irwan.

Sementara itu, Kepala Desa Tugu Jaya, Rifki Abdillah menceritakan bahwa kawasan Geugeur Hieum memiliki cerita sejarah sebagai lokasi yang dahulu digunakan untuk persembunyian pejuang kemerdekaan.

"Memang menurut cerita yang berkembang di masyarakat, kawasan Geugeur Hieum ini zaman dahulu digunakan sebagai tempat persembunyian para pejuang kemerdekaan saat melawan penjajah," beber Rifki.

Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah benda yang ditemukan berkaitan dengan cerita tersebut.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tidak menyentuh atau memindahkan benda yang mencurigakan, yang ditemukan di sekitar lokasi penemuan.

"Kalau masyarakat menemukan benda mencurigakan, jangan disentuh atau dipindahkan. Segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki kemampuan," tandasnya.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
mortir bogor Cigombong