RADAR BOGOR - Lomba kebersihan terbesar di Kota Bogor yakni Bogorku Bersih akan kembali digelar pada tahun 2024 ini.
Bogorku Bersih yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor bersama Media Radar Bogor ini, akan membuka 5 kategori perlombaan.
Kategori Bogorku Bersih tahun ini, di antaranya kategori Permukiman Swadaya, Permukiman Teratur, Permukiman Tepi Sungai, Bank Sampah, dan Sekolah.
Di tahun ini, penyelenggara Bogorku Bersih akan memberikan hadiah dengan total mencapai Rp255 juta, yang akan dibagikan pada setiap pemenang di 5 kategori tersebut.
Bagi masyarakat atau sekolah yang ingin mendaftar dapat memindai barcode yang tersedia di unggahan Media Sosial resmi Radar Bogor @radar_bogor pada Senin (6/5/2024).
Atau menghubungi nomor 088298861191.
Dengan mengikuti ajang Bogorku Bersih masyarakat diharapkan bisa ikut serta dalam gerakan perubahan Kota Bogor ke arah yang positif.
Terutama yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.
Event ini juga diharapkan bisa menjaga konsistensi dan prestasi yang telah diraih Kota Bogor yakni penghargaan Piala Adipura.
Seperti yang diketahui selama 2 tahun terakhir, Kota Bogor berhasil merebut kembali Piala Adipura.
Butuh 1 Piala Adipura lagi agar Kota Bogor dapat memperoleh penghargaan Adipura Kencana.
Bogorku Bersih diakui Wali Kota Bogor periode 2014-2024, Bima Arya sebagai salah satu faktor yang mendorong Kota Bogor meraih Piala Adipura selama 2 tahun berturut-turut.
Bogorku Bersih menurut Bima sukses membawa perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Lebih jauh, Bogorku Bersih telah berkontribusi atas kepulangan Piala Adipura ke Kota Bogor yang telah pergi selama 28 tahun.
"Adipura adalah cerita kebersamaan dan konsistensi kita semua. Cerita ketua RT yang tekor karena ingin tersohor dengan prestasi, cerita juri yang rela turun ke lapangan karena ingin kota ini bersih, dan cerita kuatnya kolaborasi semua pihak," ucapnya di acara Awarding Bogorku Bersih 2023, pada Senin (27/11).
Menurut Bima, untuk meraih Piala Adipura sebuah wilayah mesti memiliki sistem yang kokoh dan keterlibatan kolektif dari masyarakat.
Kedua hal itu menurut Bima dirawat, dan dikembangkan setiap tahunnya melalui ajang Bogorku Bersih.
Ia berpesan, agar Kota Bogor tidak mundur, dan lomba kebersihan Bogorku Bersih terus berjalan dan senantiasa dianggarkan setiap tahun setelah kepemimpinan usai.
"Keberlanjutan dan regenerasi menjadi beban berat bagi pemimpin. Saya tidak tenang jika semua ikhtiar ini berhenti dan mundur. Saya titip kolaborasi ini, Bogorku Bersih tetap dijaga, dirawat, dan dikembangkan. Karena Kota Bogor sudah punya semuanya tinggal konsistensi dalam menjaga itu sehingga kita bisa jadi yang terbaik ke depan," tutur Bima.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga