RADAR BOGOR - Beberapa pekan terakhir masyarakat Kota Bogor khususnya wilayah Kecamatan Tanah Sareal tengah dihantui dengan maraknya tindak pencurian motor (Curanmor).
Menyikapi hal itu, Kepala Satreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, pihaknya masih menelusuri komplotan maling motor yang kerap beraksi di wilayah Kota Bogor.
"Kami masih menyelidiki dari CCTV, terutama wajah pelaku. Kami masih kejar pelaku, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ungkap," ujarnya saat dihubungi Radar Bogor, Jumat (20/9/2024).
Dirinya menyebut, selama Bulan September 2024 Satreskrim Polresta Bogor Kota telah menerima 4 laporan polisi mengenai curanmor dengan 5 penyelesaian.
Selain tindak curanmor biasa, Aji mengatakan, pihaknya juga tengah mengidentifikasi tindak pencurian motor dengan modus menjadi mata elang (Matel).
"Kasus pencurian lebih banyak dari (modus) penarikan matel. Kami sudah identifikasi beberapa matel yang merupakan mantan pekerja di eksternalnya salah satu leasing. Mereka mengatasnamakan perusahaan yang bkerja sama dengan leasing untuk menarik kendaraan," ungkapnya.
Modus yang dilakukan komplotan ini yakni dengan merebut kendaraan secara langsung dari targetnya serta dengan cara mengambil saat kendaraan tersebut terparkir.
Dirinya mendorong masyarakat turut aktif dalam menjaga keamanan diri dan lingkungannya. Serta lrbih berhati-hati ketika meninggalkan kendaraan.
"Kami imbau agar lebih aware terhadap kunci yang masih mengantung di kendaraan. Kemudian kami sarankan juga agar menggunakan kunci ganda di kendaraan dan gembok pagar saat istirahat. Jangan berikan peluang orang untuk melakukan tindakan kejahatan," ujar Aji
Ia pun berjanji jajarannya akan lebih sering berpatroli pasa daerah yang sering terjadi tindak pidana untuk mencegah aksi curanmor kembali terjadi di wilayah Kota Bogor. (Fat)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim