RADAR BOGOR - Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin, Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 3, bersiap mengadakan acara besar yang disebut 'Pesta Rakyat Menuju Bogor Beres'.
Pesta Rakyat Menuju Bogor Beres Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin ini, digelar di Lapangan Kayu Manis, Tanah Sereal, Kota Bogor, pada Rabu (20/11/2024).
Acara yang dipandu oleh Anjie Aditya dan Irfan Penyok ini, dimaksudkan untuk memberikan hiburan sekaligus ajang silahturahmmi warga, relawan, anggota koalisi, dan kader partai pengusung Dedie A Rachim - Jenal Mutaqin.
Selain itu, pesta rakyat Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin ini dimeriahkan oleh banyak artis Ibukota terkenal, seperti Aida Saskia, Jelly Tobing and Friends, Kelompok Pemuja Koplo (KPK), dan band lokal Splaz, yang akan membuat kejutan di panggung.
Ketua Tim Koalisi Pemenangan Dedie A Rachim - Jenal Mutaqin, Sopian Ali Agam, menyatakan bahwa acara ini tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan visi dan misi pasangan Dedie dan Jenal kepada masyarakat Kota Bogor, tetapi juga akan menjadi hiburan yang menyatukan berbagai bagian masyarakat.
"Pesta Rakyat Menuju Bogor Beres adalah wujud dari komitmen kami untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, sembari menghibur mereka. Kami ingin Bogor menjadi lebih baik, lebih tertib, dan lebih beres, serta terus menciptakan kesejahteraan untuk seluruh warga," tutur Sopian.
Pasangan Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin akan memberikan ratusan Doorprize di acara yang akan dihadiri oleh 5000 orang.
Menurut Sopian, Pesta Rakyat Menuju Bogor Beres diharapkan dapat memupuk ikatan sosial yang tak terlupakan bagi seluruh masyarakat melalui suasana yang hangat dan menghibur.
"Jangan lewatkan keseruan pesta rakyat ini. Kami siap menyambut tamu. Dengan bekerja sama, kita dapat membangun Bogor yang lebih baik," ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin, pesta ini diharapkan menjadi bagian dari semangat keberlanjutan pembangunan Kota Bogor untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Untuk diketahui, panitia acara meminta masyarakat untuk tidak membawa anak di bawah umur. (* )
Editor : Yosep Awaludin