Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

2 Minggu Berjalan, Begini Respon Kepala SMP di Kota Bogor Soal Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 29 November 2024 | 19:30 WIB
Makan bergizi gratis di Kota Bogor.
Makan bergizi gratis di Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Program unggulan Presiden Prabowo Subianto soal Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus pelajar di seluruh Indonesia termasuk Kota Bogor semakin mantap untuk direalisasikan.

Saat ini, pelaksanaan makan bergizi gratis sudah masuk pada tahap uji coba, dan salah satu sekolah di Kota Bogor yang jadi tempat pelaksanaan uji coba program tersebut yakni SMP Siliwangi.

Kepala SMP Siliwangi Bogor Rosmiati mengutarakan, proses pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di sekolahnya itu sudah bergulir selama dua minggu.

Rosmiati menuturkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas pelaksanaan progtam makan bergizi gratis.

Sebab menurutnya, banyak manfaat yang bisa dirasakan.

Manfaat yang paling penting, kata Rosmiati, kesehatan para siswanya dapat senantiasa terjamin, serta secara tidak langsung dapat menghemat uang jajan.

“Kalau saya lihat makanan yang diberikan selama ini, memang benar benar begizi, karena lengkap, mulai dari nasi, ikan, sayur, ayam, telur itupun juga dikemas ada susu dan buahnya,” ujarnya.

Rosmiati mengaku, tiap kali paket makan bergizi gratis dibagikan, para siswa sangat antusias.

Bahkan dia mengaku, makanannya tidak pernah sampai dibuang, artinya habis dilahap.

Kepala SMP Siliwangi itu juga menceritakan, bahwa didalam praktiknya, menu yang disajikan dalam paket makan bergizi gratis cukup beragam sehingga tidak membuat siswa bosan.

“Tiap hari menunya diganti, dan kerennya makanannya menyesuaikan dengan selera anak, yang anak anak tidak terbiasa makan sayur, buah dan susu tapi ini jadi habis semua dilahapnya,” tuturnya.

Rosmiati mengungkapkan, tiap harinya SMP Siliwangi mendapatkan sebanyak 347 paket makan bergizi gratis.

Data tersebut disesuaikan dengan jumlah siswa, mulai dari kelas 7 hingga kelas 9.

Meski begitu, Rosmiati mengaskan ada beberapa kendala yang terjadi saat proses pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis di sekolahnya.

“Kan jumlah siswa kita banyak yah sekitar 347, jadi untuk proses pelaksanaannya memakan waktu kurang lebih setengah jam, tapi bukan satu masalah serius, karena para siswa juga jadi bisa belajar sabar,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #uji coba #Makan Bergizi Gratis