RADAR BOGOR - Seorang remaja berinisial F (19) harus kehilangan uangnya usai menjadi korban penipuan bermodus pinjam uang.
Modus ini dilakukan oleh seorang perempuan paruh baya berinisal W di Alun-alun Kota Bogor, Jumat (29/11/2024).
F mengaku kejadian ini bermula saat dirinya yang sedang berada di alun-alun dipanggil oleh pelaku. Saat dirinya mendekat, pelaku ternyata ingin meminjam uang dengan alasan untuk pengobatan suaminya yang berada di Kalimantan.
"Saya awalnya tidak ngasih tapi dia yakinkan terus dan cerita soal kondisi suaminya kalau di Kalimantan sakit," katanya.
Setelah mendengar cerita dari pelaku, korban akhirnya iba kemudian meminjamkan uang sebesar Rp1,5 juta. Uang itu lalu ditransfer langsung ke rekening suami pelaku tanpa melalui pelaku.
"Selepas dari situ dia pergi dan kembali lagi. Dia minta lagi duit saya bilang tidak ada lagi tapi dia tetap maksa," sambungnya.
Terdesak, korban akhirnya meminta waktu untuk pulang ke rumah meminta uang kepada orang tuanya.
Pelaku lalu mengikuti korban sampai di depan jalan masuk rumahnya di Gang Pesantren, RW 07, Kedung Waringin, Tanah Sareal.
Ayah F, Sugiarto menambahkan saat korban datang ke rumah dalam keadaan marah-marah. Dia meminta uang sebesar Rp2 juta untuk diberikan ke orang lain.
"Kami tanya siapa orangnya ternyata dia tidak tahu orangnya. Baru dikenal tapi sudah dipinjamkan uang Rp1,5 tadi dan minta lagi Rp2 juta," ungkapnya.
Sugiarto memutuskan untuk menemui pelaku untuk menanyakan langsung. Melihat ada hal yang tidak beres dia akhirnya menahan pelaku dan melaporkannya ke ketua RW dan keamanan.
"Akhirnya saya tahan pelakunya karena sudah ambil uang dan dia tidak dikenal oleh kami. Jadi saya mau minta balik uang itu," ujarnya.
Ketua RW 07, Wandi menuturkan awalnya mereka menduga adalah modus hipnotis yang dilakukan pelaku kepada korban. Sehingga mereka memutuskan untuk menahan pelaku menggali keterangan lebih jauh.
"Kami pikir ini modus hipnotis karena korban tiba-tiba datang ke rumah marah-marah minta uang. Jadi kami tahan pelaku di sini jangan sampai dia kabur," tuturnya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, ia tidak melakukan hipnotis kepada korban tetapi hanya meminjam uang untuk tiket pesawat suaminya di Kalimantan. Ia menduga pelaku juga menjadi korban penipuan oleh pria yang mengaku suaminya.
"Takutnya si ibu ini juga diperas sama pria yang mengaku suaminya itu. Karena kami telepon dengan anaknya dan katanya si ibu itu tergila-gila sama pria ini," bebernya.
Uang korban sendiri saat ini sudah kembali Rp1 juta setelah pihak RW mendesak untuk dikembalikan. Saat ini mereka masih menunggu anak korban untuk datang dan menyelesaikan masalah ini.
Penelusuran Radar Bogor menemukan pelaku ternyata sudah sering melakukan hal serupa. Meminjam uang kepada orang lain mulai dari keluarganya sampai orang tak dikenal untuk membiayai si pria yang disebutnya suami.
Ini didapatkan dari keterangan pelaku dan postingan Youtuber Pratiwi Noviyanthi. Pelaku diketahui mengenal si suami dari akun media sosial kemudian diperas sudah sampai ratusan juta rupiah. (rp1)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim