Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pj Wali Kota Bogor Wacanakan Upaya Relokasi Warga di 3 Kawasan Langganan Banjir

Reka Faturachman • Kamis, 5 Desember 2024 | 21:14 WIB
Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari saat meninjau Bendung Katulampa.
Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari saat meninjau Bendung Katulampa.

RADAR BOGOR - Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari mewacanakan upaya relokasi dan pengubahan fungsi 3 permukiman warga di Kota Bogor, yang menjadi langganan bencana banjir.

Hal itu disampaikan Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari, seusai meninjau titik-titik langganan banjir di Kelurahan Kedungwaringin dan Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal dan Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara serta Bendung Katulampa pada Kamis (5/12/2024).

Berdasarkan analisanya, Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari memandang, titik langganan banjir yang dikunjunginya kebanyakan berada lokasi yang berkontur cekung.

Sehingga selalu terkena imbas limpasan air.

"Lokasi itu ada penduduknya yang akhirnya terdampak banjir. Ada juga yang sejak dulu berupa rawa tapi di sampingnya ada sungai sehingga kalau hujan besar pasti melimpas ke sana," ucap Hery kepada Radar Bogor.

Sehingga menurut dia, lokasi itu semestinya menjadi kolam retensi yang berfungsi sebagai tempat menampung air.

Ia pun mengusulkan adanya skema pembebasan lahan bagi warga yang tinggal di lokasi-lokasi tersebut. 

Pria jebolan Program Studi Teknik Tata Kota dan Wilayah Institut Teknologi Bandung (ITB) itu percaya banjir terjadi akibat adanya gabungan penyebab.

Mulai dari penyempitan aliran air, perubahan tata guna lahan yang membuat air tak meresap dan menambah debitnya, badan air yang terbatas, serta diperburuk dengan budaya buang sampah.

"Ini menyebabkan akhirnya badan air tidak pernah menampung debit air terutama ketika debit air memuncak di musim hujan dan cuaca ekstrem. Solusinya selain menormalisasi saluran harus ada upaya ekstrem dalam rangka menata garis sepadan sungai. Terutama untuk daerah yang dihuni masyarakat secara ilegal yang akhirnya terkena banjir dan menyebabkan penyempitan," jelas Hery.

Hal ini pun menjadi perhatian baginya. Hery meminta Kecamatan dan Dinas teknis untuk menyempurnakan kajian ini.

Dan selanjutnya mengusulkan wacana pembebasan lahan dan pengubahan fungsi permukiman warga menjadi kolam retensi melalui keuangan daerah dan bantuan Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Pusat

"Itu ada dalam wacana pemikiran kami tapi nanti akan ditajamkan lagi dalam kajian lebih lanjut dan diusulkan melalui surat saya melalui pihak terkait," ucapnya.

Skema ini disebutnya menjadi solusi jangka menangah yang juga akan disampaikannya agar menjadi atensi bagi Wali Kota Bogor selanjutnya.

"Saya yakin Pak Dedie juga pasti sudah paham dengan hal ini tinggal direfresh terkait atensi dan urgensitas permasalahan banjir di titik-titik tersebut," tekan Hery. 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #langganan banjir #relokasi