Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bahas Swasembada Pangan dan Energi, ICMI Gelar Simposium Nasional Indonesia Emas di Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 14 Desember 2024 | 06:23 WIB
ICMI dan IPB helat simposium nasional Indonesia Emas 2045 di IICC Botani Square, Bogor, Jumat (13/12/2024).
ICMI dan IPB helat simposium nasional Indonesia Emas 2045 di IICC Botani Square, Bogor, Jumat (13/12/2024).

RADAR BOGOR - ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia) bersama IPB University menggelar Simposium Nasional Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang dihadiri ratusan anggota ICMI ini digelar di IPB International Convention Center (IICC), Botani Square, Bogor, Jumat (13/12/2024).

Ketua Umum ICMI, Prof. Arif Satria mengatakan simposium ini bagian dari Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas).

Kegiatan ini mengangkat tema Arah dan Kebijakan Pembangunan 2024-2029 Menuju Indonesia Emas 2045.

"Kita membahas terkait kebijakan pembangunan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto - Kabinet Merah Putih di bidang pangan, energi, dan sumber daya manusia yang menjadi kunci mencapai Indonesia Emas 2045," katanya.

Dirinya juga mendorong kegiatan ini bisa membuat peran ICMI semakin besar dalam mewujudkan Indonesia Emas.

Tokoh-tokoh ICMI dinilai bisa ikut berkontribusi terhadap perkembangan bangsa.

"Kami ingin terus menunjukkan peran ICMI dalam mendukung program pemerintah. Salah satunya yaitu mewujudkan Indonesia Emas," ujarnya.

Mereka pun menghadirkan tokoh nasional dan pemangku kebijakan.

Diantaranya, Menko Pangan RI Zulkifli Hasan dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia, Ahmad Riza Patria yang membahas strategi mewujudkan swasembada pangan dan energi untuk Indonesia emas.

Zulkifli Hasan mengatakan, peran ICMI sangat penting untuk mendukung swasembada pangan dan energi Indonesia.

Sebab tokoh-tokoh ICMI banyak yang memiliki posisi penting untuk ikut membantu pemerintah.

"Saya mengajak agar ICMI bersama pemerintah membangun Indonesia yang unggul dan mewujudkan swasembada pangan dan energi," ujarnya.

Dia menyebut saat ini swasembada pangan dan energi merupakan fokus dari pemerintahan Prabowo Subianto.

Sehingga peran ICMI sangat dibutuhkan untuk terjun langsung maupun mendampingi pemerintah menerapkan kebijakan.

"Perannya ICMI sangat besar terutama di berbagai daerah karena punya banyak tokoh-tokoh. Kita perlu untuk kerjasama agar program swasembada pangan dan energi ini bisa berhasil," sebutnya.

Ahmad Riza Patria menjelaskan untuk mendukung program swasembada pangan ini peran desa saat ini terus ditingkatkan.

Mereka telah melakukan langkah-langkah untuk membuat desa bisa menjadi pionir dalam upaya swasembada.

"Kami melakukan beberapa tahap mulai dari identifikasi tingkat swasembada pangan, meningkatkan produksi pangan, penguatan cadangan, sampai mengembangkan produk dan manajemen perdagangan," ujarnya.

Mereka juga terus berupaya untuk menarik investasi ke desa serta memperkuat pengawasan anggaran.

Ini agar saat anggaran pembangunan desa naik bisa terkontrol dengan baik untuk mewujudkan swasembada.

Baca Juga: Gudang Kapas di Klapanunggal Bogor Terbakar, 12 Unit Mobil Damkar Didatangkan ke Lokasi, Begini Kondisi Terkininya

"Kami tahu bahwa saat ini anggaran mungkin masih terbatas namun harus ada inovasi dan kreativitas untuk mengelola dana desa. Pemerintah dan ICMI punya peran untuk membantu hal tersebut," jelasnya. (uma)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#ipb #bogor #icmi #prabowo subianto