Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Viral Kena Bogem Oknum Ormas, Begini Pengakuan Satpam Kebun Raya Bogor

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 21 Desember 2024 | 06:15 WIB
Salah satu satpam yang jadi korban pemukulan di Kebun Raya Bogor.
Salah satu satpam yang jadi korban pemukulan di Kebun Raya Bogor.

RADAR BOGOR - Kasus penyerangan terhadap sejumlah Satpam Kebun Raya Bogor (KRB) oleh oknum ormas pada Minggu, (15/11/2024) lalu viral.

Salah satu korban, Suradi menyebut, ada enam Satpam yang diserang saat kejadian tersebut.

Dia menceritakan saat itu dirinya yang sedang patroli dipanggil oleh komandan regu (danru) untuk membantu pengamanan rombongan pengunjung.

Terdapat 2 bus dan 2 mobil datang berbarengan untuk masuk ke Kebun Raya Bogor.

Namun dirinya menyampaikan ke rombongan bahwa jam kunjungan Kebun Raya Bogor hanya sampai jam 16.00 sehingga mereka yang datang lebih dari jam itu tidak boleh masuk.

Mendengar hal tersebut, rombongan itu awalnya setuju dan hanya meminta izin untuk berdoa di depan gerbang.

"Saya kembali hubungi danru untuk memohon izin agar mereka bisa berdoa, setelah diizinkan oleh pihak danru mereka pun berdoa sesaat sebelum menyerang," ujarnya.

Dirinya mengaku, tak tahu jelas mengapa dia dan teman satpamnya diserang.

"Saya kena di bagian belakang kepala dan samping sampai berdarah. Terus mereka masuk ke parkiran juga untuk menyerang," ujarnya.

Atas tindakan ini, General Corporate Communication PT MNR, Zaenal Arifin mengaku, telah melaporkan masalah itu ke Polresta Bogor Kota.

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya masalah hukum kepada pihak yang berwenang.

"Kami sangat menyayangkan sekali dan cukup prihatin atas terjadinya pemukulan dan pengeroyokan anggota kami di Kebun Raya," ungkapnya.

Dia menjelaskan satpam telah bekerja sesuai prosedur yaitu melarang pengunjung datang di luar jam operasional.

Jam operasional yang berlaku yaitu jam 08:00 sampai 16:00 atau jam 4 sore.

"Setelah jam 4 tentu ada SOP, peraturan yang kami perlakukan untuk menutup area Kebun Raya Bogor. Di luar dari itu bukan kapasitas dari kami, karena kita tidak memiliki kapasitas untuk kegiatan di malam hari," ujarnya.

Dia juga mengaku, ini kejadian pertama peziarah yang datang kemudian bermasalah.

Mereka juga tidak melakukan koordinasi sebelumnya untuk datang di luar jam operasional.

"Artinya, apabila itu disampaikan maksud kegiatannya, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti permintaan itu," ungkapnya.

Lebih jauh, dia memastikan tak ada kendala dalam kunjungan wisatawan.

Pengunjung tetap bisa datang tanpa takut ada gangguan keamanan sebab mereka telah berkoordinasi dengan pihak terkait baik kepolisian maupun TNI.

"Kami jamin keamanan para pengunjung karena juga kami berkoordinasi dengan aparatur keamanan," katanya. (uma)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kebun raya bogor #polresta bogor kota #viral #satpam