RADAR BOGOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor berencana menggelar kajian terkait upaya penyelesaian kemacetan yang rutin terjadi di Simpang Empang, Kecamatan Bogor Selatan.
Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra membeberkan pihaknya sudah menyiapkan beberapa langkah intervensi terkait kemacetan di Simpang Empang yang akan dibahas terlebih dahulu dalam kajian tersebut.
Langkah intervensinya ialah membongkar median jalan yang ada di sekitar Simpang Empang. Tepatnya di badan Jalan Empang, Jalan Saleh S Bustaman, dan Jalan Pahlawan.
Menurut Marse, langkah ini akan membuat jalan menjadi lebih fleksibel sehingga dapat dibuat beberapa rekayasa lalu lintas menyesuaikan dengan kebutuhan jalan.
"Simpang Empang menjadi prioritas. Tahun depan kami akan membuat kajian kemacetan di titik itu. Ada satu kendala yang tidak bisa dilakukan pada titik itu. Kami tidak bisa melebarkan jalan karena berbatasan langsung dengan bangunan. Kalau pun ada pembebasan lahan biayanya akan sangat besar," terang dia pada Senin (30/12/2024).
Pembongkaran median jalan pun dilihatnya sebagai jalan alternatif. Lewat cara ini pihaknya bisa mengubah lebar jalan dengan cara mengambil jalur lain pada kondisi yang dibutuhkan.
"Di pagi hari biasanya kendaraan akan lebih ramai dari arah Selatan seperti BNR ke Mall BTM. Kalau sore kebalikannya dari arah Mall BTM yang macet. Nanti ruas jalan yang macet akan lebih dilebarkan (mengambil jalur di sebelahnya) sesuai kebutuhan jalan," jelas dia. (fat)
Editor : Yosep Awaludin