Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Telur Dadar, Sayur Capcay dan Satu Buah Pisang Jadi Menu Makan Bergizi Gratis Hari Pertama di Kota Bogor

Reka Faturachman • Senin, 6 Januari 2025 | 11:14 WIB
Makan bergizi gratis di SDN Kedung Badak 2 Kecamatan Tanah Sareal dan SMP PGRI 6 Kota Bogor pada Senin (6/1/2025)
Makan bergizi gratis di SDN Kedung Badak 2 Kecamatan Tanah Sareal dan SMP PGRI 6 Kota Bogor pada Senin (6/1/2025)

RADAR BOGOR - Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menggelar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap awal di Kota Bogor pada Senin (6/1/2025).

Terdapat 25 sekolah atau 6001 siswa di Kota Bogor yang mulai menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis ini.

Pada tahap awal, Program Makan Bergizi Gratis ini dilaksanakan oleh 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yakni SPPG Tanah Sareal dan SPPG Yayasan Bosowa Bina Insani.

Salah satu sekolah penerima manfaat yakni SDN Kedung Badak 1 yang berlokasi di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal.

Paket MBG yang dikirim dari SPPG Tanah Sareal itu tiba di sekolah tersebut pada pukul 08.30 WIB dan mulai dibagikan kepada siswa saat jam istirahat sekira pukul 09.00 WIB.

Sebelum makan, setiap siswa diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu di wastafel yang ada di depan kelasnya masing-masing.

Setelah itu mereka akan menerima Paket MBG yang disajikan dengan tempat makan berbahan stainless steel.

Pada hari pertama pelaksanaannya menu yang disajikan di antaranya nasi putih, telur dadar, sayur capcay, dan 1 buah pisang.

Ratusan paket MBG ini pun langsung disantap oleh 341 siswa yang belajar di sekolah tersebut.

Pelaksanaan Program MBG ini turut ditinjau langsung oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi.

Dia meninjau pelaksanaan program ini mulai dari proses produksi di SPPG Tanah Sareal hingga penyaluran di SDN Kedung Badak 1 dan SMP PGRI 6 Kota Bogor.

Hasan senang dengan pelaksanaan Program MBG hari pertama. Menurutnya SPPG telah melaksanakan tugas dengan baik lantaran menerapkan SOP yang ketat.

"Setelah melihat proses anak-anak makan, saya senang sekali karena sayurnya habis. Jadi artinya sudah mulai ada edukasi untuk makan sayur. Para siswa tidak hanya makan karbohidrat dan proteinnya saja," ucap dia.

Ia pun mengapresiasi pihak sekolah yang telah berhasil mengedukasi siswa sehingga mau untuk menghabiskan sayurannya. Sebab menurutnya salah satu kekhawatiran ialah ketika siswa tidak ingin mengonsumsi sayur.

Hal ini membuatnya optimis dengan Program MBG yang akan dapat memenuhi kebutuhan gizi harian para pelajar. Ia juga yakin Program ini dapat terus berjalan dengan lokasi yang lebih banyak dari tahap awal.

"Ini tonggak bersejarah Republik Indonesia. Ini program paling masif dan program yang sangat besar yang levelnya tingkat nasional. Pak Prabowo mengatakan ini bukan program, melainkan investasi untuk masa depan anak-nak Indonesia," ucapnya.

Hasan menyebut pada hari ini ada 191 SPPG yang melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis se-Indonesia. Ia menyebut setiap hari Pemerintah akan menambah jumlah SPPG di berbagai wilayah.

"Kami targetkan di akhir Januari ada 3 juta penerima manfaat dan di akhir tahun paling sedikit ada 15 juta penerima manfaat. Bahkan kalau dapurnua maksimal bisa 20 juta penerima manfaat," terangnya. (fat)

PENUH: Suasana jalan Sekumpul yang dipadati jemaah pada momen haul ke-20 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani.
PENUH: Suasana jalan Sekumpul yang dipadati jemaah pada momen haul ke-20 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani.
PENUH: Para jemaah menghamparkan sajadah untuk mengikuti Haul Abah Guru Sekumpul ke-20.
PENUH: Para jemaah menghamparkan sajadah untuk mengikuti Haul Abah Guru Sekumpul ke-20.
TABAH: Seorang peziarah asal Lumajang, Jawa Timur berjalan di tepian Jalan Landasan Ulin, Banjarbaru untuk mengadiri haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Sekumpul, Martapura, Minggu (5/1/2025).
TABAH: Seorang peziarah asal Lumajang, Jawa Timur berjalan di tepian Jalan Landasan Ulin, Banjarbaru untuk mengadiri haul KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Sekumpul, Martapura, Minggu (5/1/2025).
Photo
Photo
Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Makan Bergizi Gratis