Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Biskita Transpakuan Kota Bogor Berhenti Beroperasi Sementara, Wamendagri Bima Arya Turun Tangan

Reka Faturachman • Senin, 6 Januari 2025 | 13:47 WIB
Wamendagri, Bima Arya saat meninjau kendaraan transisi pengisi kekosongan layanan Biskita Transpakuan.
Wamendagri, Bima Arya saat meninjau kendaraan transisi pengisi kekosongan layanan Biskita Transpakuan.

RADAR BOGOR - Kebijakan penghentian sementara Program Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan mendapat sorotan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya.

Ia bahkan meninjau langsung keadaan warga pasca penghentian Biskita Transpakuan sekaligus menjajal Bus Uncal yang diterjunkan Pemkot Bogor untuk mengisi kekosongan layanan Senin (6/1/2025).

Bima mengatakan, kebijakan penghentian sementara Biskita Transpakuan membuat warga kebingungan. Kondisi ini bahkan membuat media sosialnya dibanjiri komentar yang dilontarkan warga.

"(Saya) pasti menyayangkan. Saya bisa merasakan warga kesulitan. Tadi saya turun cek warga, mahasiswa, ibu-ibu semua kesulitan. Artinya, apapun itu alasannya, layanan ini harus segera kembali beroperasi," ucap pria yang juha Mantan Wali Kota Bogor itu.

Dirinya menyebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengambil inisiatif untuk membantu penyelesaian polemik layanan Biskita Transpakuan. Bukan saja di Kota Bogor tapi juga di kota kabupaten lain.

Kemendagri akan mengundang semua kota atau kabupaten yang memiliki layanan Biskita untuk mendengar persoalan yang tengah dihadapi utamanya terkait perencanaan, penganggaran, dan komitmen dari Wali Kota Terpilih yang semestinya mendukung keberlanjutan program tersebut.

"Kemendagri akan mengundang semua kepala daerah dan Kemenhub dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) supaya praktek baik ini terus berlanjut. Kalau butuh perbaikan akan diperbaiki bersama," tuturnya.

Untuk di Kota Bogor sendiri, Bima menilai polemik Biskita Transpakuan semestinya tidak terjadi.

Karena layanan ini seharusnya masih mendapat subsidi dari Pemerintah Pusat selama beberapa tahun ke depan. Apalagi APBD belum memungkinkan untuk meneruskan program BTS.

Ia menduga penghentian terjadi akibat adanya persoalan koordinasi komunikasi antara Pemkot Bogor dan Kemenhub.

"Saya dapat informasi pak Wali Kota Terpilih, Dedie A Rachim sudah menghubungi dan bertemu langsung Menhub dan mereka sepakat Program BTS di Kota Bogor akan dilanjutkan. Saya juga telfon langsung Pak Wamnenhub, Suntana dan beliau sampaikan bahwa kembali akan dilanjutkan. Tapi karena kemarin sempat ada keputusan tidak ada kelanjutan, maka perlu ada penyesuaian anggaran," beber Bima.

Ia berharap proses penyesuaian anggaran yang berimbas pada penghentian sementara operasional Biskita Transpakuan tidak berlangsung lama.

Bima berharap Warga Kota Bogor bersabar untuk sementara waktu dan memanfaatlan layanan Bus Transisi yang telah disediakan Pemkot Bogor untuk sementara waktu.

Dia meminta Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari senantiasa memonitor kondisi ini agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami kesulitan terkait transportasi umum. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #bima arya #Biskita Transpakuan